Sejumlah Siswa Mulai Khawatir ke Sekolah

Metro- 29-07-2022 11:30
Ilustrasi tawuran antar pelajar. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi tawuran antar pelajar. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pasca tawuran siswa antara dua SMK di Kota Padang baru-baru ini, berdampak pada rasa kecemasan sejumlah siswa SMA maupun SMK lainnya.

Para siswa ini merasa takut untuk pergi dan pulang sekolah seorang diri maupun berkelompok, apalagi membawa motor.

Mereka takut, kalau-kalau akan diserang oleh pelaku yang kerap lakukan aksi tawuran.

Baca Juga

Pengakuan salah seorang siswa SMA di Kota Padang yang tak ingin disebutkan namanya, kepada Arunala.com , Jumat pagi (29/7), mengaku cemas dan takut ke sekolahnya.

"Saya sangat khawatir, karena jalan yang sering saya lalui untuk pergi atau pulang sekolah, kerap jadi ajang tawuran, misalnya di jalan By Pass Padang," ucap siswa ini.

Dia juga mengaku takut memakai seragam sekolahnya jika ke sekolahnya, karena dari penilainya, siswa pelaku tawuran tidak mengenal siswa SMA atau SMK dari mana pun.

Siswa ini menambahkan, begitu pelaku tawuran ini bertemu dengan siswa dari salah satu SMA atau SMK, mereka langsung serang, mereka ada juga gunakan berbagai benda bahkan senjata tajam untuk menyerang.

"Makanya, saat saya ke sekolah hari ini, (Jumat, red) harus bawa baju rumahan sebagai langkah menghindari jadi sasaran dari pelaku tawuran. Baru setelah sampai di sekolah, saya ganti baju rumahan yang dipakai tadi dengan seragam sekolah saya," ucapnya.

Enam Pelaku Ditangkap

Sebelumnya, Tim Klewang Polresta Padang menangkap enam pelajar karena diduga telah membacok siswa SMKN 1 Padang di Kampung Kalawi saat tawuran, Kamis siang (28/7) kemarin.

Menurut Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Ipda Adrian Afandi, enam pelaku tersebut ditangkap setelah aksinya tersebut viral di jagad dunia maya.

"Setelah info itu viral di media sosial (medsos), kami bersama Tim Klewang mengejar pelaku dan kami tangkap enam orang," kata Adrian.

Komentar