BIM Buka Layanan Rapid Test untuk Calon Penumpang

Ekonomi-465 hit 12-06-2020 19:01
Calon penumpang yang akan berangkat menjalani rapid test yang disediakan pihak BIM, Jumat (12/6).(Dok : Istimewa)
Calon penumpang yang akan berangkat menjalani rapid test yang disediakan pihak BIM, Jumat (12/6).(Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang Pariaman, Arunala - Pengelola Bandara Internasional Minangkabau (BIM), yakni PT AP II BIM mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 07/2020 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam prosedur keberangkatan penumpang pesawat rute domestik.

Dalam prosedur ini, setiap calon penumpang pesawat untuk diperbolehkan terbang lebih dulu harus menunjukkan KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif Covid-19 yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil non-reaktif Covid-19 yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan," ungkap EGM PT Angkasa Pura II BIM, Yos Suwagiono di Padang Pariaman, Jumat (12/6).

Selain syarat diatas, lanjutnya, calon penumpang yang akan berangkat ini juga punya surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness) yang dikeluarkan dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau rapid test.

Baca Juga

Dirinya juga mengingatkan setiap calon penumpang pesawat diimbau untuk juga memperhatikan prosedur tambahan yang ada di kota tujuan.

Sementara itu, dalam memudahkan calon penumpang yang akan berangkat nantinya, Yos menyatakan pihaknya membuka layanan rapid test.

"Untuk layanan ini, kami bekerjasama dengan PT Kimia Farma Labor Klinik Padang mulai Jumat (12/6) ini," sebut Yos.

Menurut dia penyediaan layanan tes cepat Covid-19 mendukung program pemutusan mata rantai penyebarannya.

Dia berharap, dengan dibukanya layanan tes cepat di Bandara Minangkabau akan memudahkan dan membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan dengan pesawat udara.

Komentar