Andre, Spesialis Pencuri Motor Diringkus Polresta Padang

Metro-430 hit 12-06-2020 21:52
Tersangka Spesialis Pencuri Motor Diringkus Polresta Padang. (Foto : Can)
Tersangka Spesialis Pencuri Motor Diringkus Polresta Padang. (Foto : Can)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pencuri spesialis kendaraan bermotor, Andre Wijaya alias Andre (30), berhasil diringkus Tim Ospnal Satreskrim Polresta Padang, dengan berpura-pura menjadi pembeli.

"Pelaku yang tinggal di kos-kosan Jalan Palangkaraya Ulak Karang Utara, Padang itu ditangkap Jumat dini hari (12/6) sekitar pukul 01.00 di Samping salah satu tempat makan di Jalan Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara," kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda kepada media, Jumat siang (12/6).

Keterangan dari pihak polisi, penangkapan pelaku berawal adanya laporan dari korban, yang saat itu rumahnya dimasuki orang yang tidak dikenal dan ingin mengambil motor milik korban.

Baca Juga

Saat itu korban terbangun, dan melihat motor korban sudah berada di luar pagar, dan dengan cepat korban berteriak sehingga membuat cemas si pelaku yang kemudian meningalkan motor korban begitu saja.

Karena korban tidak senang, korban pun langsung membuat laporan bahwa motornya mau dicuri, dengan bermodalkan rekaman CCTV yang ada di rumah korban.

"Keesokan harinya, polisi yang sudah mengenali ciri-ciri korban, dan mendapatkan kontak HP korban, transaksi terselubung pun dilakukan, polisi yang berpura-pura mau membeli hasil curian ditanggapi pelaku," jelas Rico.

Dia menambahkan, pelaku yang datang ingin mengambil uang dari orang yang mau membeli hasil curiannya, si pelaku pun termakan umpan polisi, dengan cepat polisi berhasil menangkap pelaku.

Rico menambahkan, saat pelaku berhasil ditangkap, didapati juga alat untuk melakukan aksi curian sepeda motornya berupa obeng dan motor korban.

"Pelaku tidak mengetahui polisi menyamar sebagai pembeli, dengan cepat polisi menangkap pelaku dan membawanya, untuk pelaku masih kita lakukan penyelidikan apakah pelaku mempunyai komplotan kita masih kembangkan," kata Rico Fernanda.

Komentar