Rita Sumarni Datangi KPU Sumbar?

Metro-743 hit 16-06-2020 15:11
Buku tamu Kantor KPU Sumbar yang berisi nama Rita Sumarni dan dua temannya saat mendatangi KPU Sumbar, Selasa (16/6). (Foto : Amz)
Buku tamu Kantor KPU Sumbar yang berisi nama Rita Sumarni dan dua temannya saat mendatangi KPU Sumbar, Selasa (16/6). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Rita Sumarni, mantan petugas check point Lubuk Peraku, Kota Padang yang dilaporkan Ketua KPU Sumbar Amnasmen ke Polda terkait pencemaran nama baik melalui akun Facebook beberapa waktu lalu, Senin (16/6) mendatangi kantor KPU Sumbar di Jalan Pramuka No. 9 Padang.

Saat datang ke KPU Sumbar sekitar pukul 10.00 , Rita didampingi oleh dua orang lainnya menggunakan satu unit kendaraan dinas warna hitam milik salah satu instansi pemerintahan Pemko Padang.

Kedatangan Rita Sumarni dan dua orang lainnya ke KPU Sumbar dibenarkan salah seorang security di kantor KPU itu kepada Arunala.com .

Baca Juga

"Awalnya saya tidak tahu persis siapa yang datang ke KPU Sumbar itu, begitu ditanya ada keperluan apa, salah satu dari tiga orang yang datang itu menjawab mau menemui Ketua KPU Sumbar Amnasmen," kata security itu.

Mengetahui ada yang cari Ketua KPU itu, security ini menerangkan Ketua KPU Sumbar belum tiba hari itu.

Setelah menjelaskan hal itu, security ini meminta tamu itu untuk mengisi buku tamu di kantor KPU itu.

Dari buku tamu KPU yang diperlihatkan security kepada media, tertulis ada tiga nama dalam buku tamu itu masing-masing atas nama Rita Sumarni, Drs Hendri Gani dan Yuliastim, ketiganya dari BPBD Kota Padang.

Sedangkan keperluan mereka ke KPU Sumbar di hari itu ingin menemui Amnasmen. Sayangnya Ketua KPU Sumbar ini tidak ada di tempat.

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengaku sedang berada di Unand. Tidak diketahui agenda apa yang sedang dilakukan Ketua KPU Sumbar itu di kampus Unand, di hari itu.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumbar Amnasmen memang telah mengadukan Aparatur Sipil Negara (ASN) BPBD Kota Padang Rita Sumarni ke Polda Sumbar terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui akun facebook Rita Sumarni.

Permasalahan ini akhirnya berlanjut ke tanah hukum setelah Amnasmen melaporkan perkara diduga melakukan pencemaran nama baik kliennya dan menyebarkan informasi pribadi yakni KTP tanpa seizin pemilik melalui media sosial.

Komentar