Sore Ini, Pengamatan Gerhana Bulan Total di Jam Gadang

Metro- 08-11-2022 14:08
Ilustrasi Gerhana Bulan Total. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi Gerhana Bulan Total. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Hari ini (8/11), akan ada fenomena gerhana bulan total. Gerhana akan dimulai pada pukul 15.00 WIB.

Wilayah Sumbar, satu dari empat wilayah yang akan melewatkan puncak gerhana bulan total diperkirakan pukul 17.59 WIB.

"Nanti untuk wilayah Sumbar, kita bisa saksikan akhir total (U3) sekitar pukul 18.41 WIB dan akhir penumbra (P4) sekitar pukul 20.57 WIB," kata Kepala Stasiun BMKG Geofisika Padangpanjang, Suaidi Ahadi, kepada Arunala.com , Selasa (8/11).

Baca Juga

Ia mengatakan stasiun BMKG Geofisika Padangpanjang akan melakukan pengamatan gerhana bulan total dipusatkan di Jam Gadang, Kota Bukittinggi, hari ini (8/11) mulai pukul 16.30 WIB.

Kerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi.

"Di lokasi (jam gadang, red) kami akan menempatkan satu alat untuk pengamatan gerhana bulan total. Ini sekaligus edukasi kepada masyarakat," sebutnya.

Ia mengajak masyarakat untuk beramai-ramai menyaksikan gerhana bulan total di Jam Gadang, Kota Bukittinggi.

"Bagi masyarakat yang belum bisa hadir secara langsung, bisa menyaksikan secara live streaming instagram @bmkgpadangpanjang," ajak Suaidi.

Diketahui, gerhana bulan adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi bulan-matahari-bumi sejajar. Hal ini membuat bulan masuk ke umbra bumi.

Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat berwarna merah. Sementara gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semua cahayanya sampai ke bumi dan selalu terjadi pada saat fase bulan baru.

Pada tahun 2022 terjadi empat kali gerhana. Yaitu dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan. Rinciannya yakni Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 30 April 2022 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

Gerhana Bulan Total (GBT) 16 Mei 2022 yang tidak dapat diamati dari Indonesia. Kemudian, Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 25 Oktober 2022 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

Dan Gerhana Bulan Total (GBT) 8 November 2022 yang dapat diamati dari Indonesia.

Komentar