Pemprov Sumbar Optimalisasi Penerimaan PBBKB

Ekonomi- 02-12-2022 16:39
Wagub Sumbar, Audy Jonaldi berikan arahan pada rakor pajak bahan bakar kendaraan bermotor PBBKB tahun 2022 di Padang, Jumat (2/12). (Dok : Istimewa)
Wagub Sumbar, Audy Jonaldi berikan arahan pada rakor pajak bahan bakar kendaraan bermotor PBBKB tahun 2022 di Padang, Jumat (2/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Padang, Arunal.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumatera Barat (Sumbar) pada tahun 2022 mencapai angka Rp2,7 triliun, komponen pajak daerah sebesar Rp2,1 triliun, salah satunya berasal dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar Rp538,3 miliar atau kurang lebih hampir 25 persen dari penerimaan sektor ini.

Penerimaan ini nomor dua, setelah dari pajak kendaraan bermotor, yakni sekitar Rp795 miliar Rupiah. Pada tahun 2022, PBBKB meningkat sekitar 3 persen dari tahun sebelumnya.

"Hal ini sudah seyogyanya dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah," ungkap Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dalam rapat koordinasi (rakor) antara Pemprov Sumbar dengan Stakeholder terkait, dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor BPKB tahun 2022 di Padang, Jumat (2/12).

Baca Juga

Diantara upaya yang dapat dioptimalkan menurut Audy, salah satunya yaitu program digitalisasi seperti Mypertamina.

Optimalisasi program ini diharapkan dapat mengatasi ketimpangan dalam pengelolaan dan distribusi bahan bakar, agar bisa terpantau dengan baik dan masyarakat mendapatkan porsi yang sesuai.

"Agar semua bisa dioptimalkan dengan baik, perlu dilakukan digitalisasi, sehingga semua bisa terpantau," ujar Audy.

Namun, tak dapat dipungkiri, jelasnya, mengatakan setiap program membutuhkan anggaran agar bisa berjalan secara optimal.

"Tentunya jika ada program, perlu juga anggaran sehingga hal ini perlu dibicarakan dengan kementerian di pusat," lanjut Audy.

Demikian juga dengan dukungan teknologi maupun berbagai dukungan lainnya dari stakeholder yang terlibat dalam PBBKB harus mumpuni agar optimalisasi program yang berjalan baik sesuai harapan.

Audy juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam forum tersebut.

Ia berharap pertemuan para stakeholder melalui Rakor Optimalisasi PBBKB dapat menyatukan seluruh pandangan untuk turut berkontribusi dalam peningkatan PBBKB ke depan.

Hadir pada rakor tersebut, Ketua Hiswana Sumbar, Kepala Dinas SDM, Kepala UPTD Pengelolaan Perangkat Daerah Sumatera Barat, serta pengusaha-pengusaha SPBU di Sumbar. (*)

Komentar