Usia 36 Tahun, Anton Komaini jadi Guru Besar Termuda UNP

Edukasi- 25-01-2023 20:56
Prof Dr Anton Komaini SSi MPd. (Dok : Istimewa)
Prof Dr Anton Komaini SSi MPd. (Dok : Istimewa)

.

Ketika bermain itulah, perkembangan bagian tubuh lainnya harus dikembangkan.

"Misalnya, ketika mereka bermain sambil belajar, mereka belajar warna sambil bermain dan belajar angka sambil bermain. Itu kan disepakati secara luas," tutur pria kelahiran 1986 ini.

Tapi kenyataannya, tuntutan orang tua itu anak harus bisa membaca, menulis dan berhitung (calistung). Dan, di sekolah pun hal tersebut terjadi.

"Ketika anak-anak itu sudah bernyanyi dan berdoa di halaman sekolah. Mulai dari masuk sampai selesai, anak dituntut calistung. Bahkan ada beberapa sekolah dasar mewajibkan anak harus bisa calistung," ungkap Anton Komaini.

Ia mengatakan perkembangan mereka ketika bermain itu, maka dia akan mempengaruhi perkembangan sosial emosional (mereka bisa bekerja sama, menghargai orang, bisa disiplin dan kompetisi) dan perkembangan kognitif.

"Ketika dia duduk di dalam kelas, selain bisa menulis angka-angka, tetapi hubungan emosionalnya dengan teman lain tidak terjadi," ucapnyanext

Komentar