Polda Tingkatkan Status Laporan Amnasmen

Metro-268 hit 17-07-2020 15:25
Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Dok : Istimewa)
Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Ditkrimsus Polda) Sumbar bakal meminta keterangan sejumlah saksi ahli terkait pelaporan Ketua KPU Sumbar Amnasmen terhadap akun Facebook milik "RS".

Ini sejalan dengan telah ditingkatkannya proses pemeriksaan kasus penyebaran identitas pribadi Ketua KPU Sumbar ini dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

"Saksi ahli yang akan kami mintai keterangannya itu masing-masing ahli IT, ahli Bahasa, ahli pidana, ahli labor," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto kepada Arunala.com di Padang, Kamis siang kemarin (16/7).

Baca Juga

Menurut dia, keterangan dari saksi ahli cukup berguna bagi penyidik untuk mengetahui apakah ada unsur pidana yang dilakukan oleh terlapor.

"Saksi ahli tersebut, nantinya digunakan untuk menganalisa dari keterangan para saksi," ungkapnya.

Sementara ini, penyidik masih membuat surat untuk memanggil saksi ahli yang dimaksud.

Polisi atau penyidik tidak menilai dan memutuskan sendiri perkara yang sedang ditangani ini, tapi juga meminta pendapat pandangan dan pendapat dari ahli.

Pada kasus yang dilaporkan Amnasmen itu, sebut Bayu, penyidik belum menetapkan tersangka. Tentunya menetapkan tersangka itu tidak sembarangan.

"Tapi setelah keterangan para ahli itu sudah kami dapatkan, baru kemudian penyidik lakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangkanya," imbuh dia.

Bayu menyebutkan, pada perkara yang dilaporkan Ketua KPU Sumbar itu, sudah sejumlah saksi yang telah dimintai keterangannya.

"Sampai saat ini sudah tujuh orang saksi yang dimintai keterangannya pihak penyidik," kata Bayu.

Komentar