Tak Pakai Masker, Ratusan Warga Padang Ditindak

Metro-476 hit 21-09-2020 20:11
Salah seorang warga yang terjaring dalam Operasi Yustisi yang digelar tim gabungan dari Pemko Padang, Senin (21/9). (Foto : Dyz)
Salah seorang warga yang terjaring dalam Operasi Yustisi yang digelar tim gabungan dari Pemko Padang, Senin (21/9). (Foto : Dyz)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Tim gabungan Operasi Yustisi Kota Padang menindak ratusan warga Kota yang kedapatan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Banyaknya warga kota ini yang terjaring dalam operasi itu setelah tim gabungan itu melancarkan Operasi Yustisi di dua titik di Kota Padang.

"Ada sebanyak 130 warga yang ditindak dalam Operasi Yustisi yang kami gelar pada Senin (21/9). Mereka yang ditindaknya itu karena tidak gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," kata Kepala Kantor Satpol PP Padang, Afliadi ketika dihubungi Arunala.com , Senin (21/9).

Baca Juga

Menurut dia, dalam Operasi Yustisi ini, Pemko Padang melibatkan Satpol PP, Polisi, Kejaksaan, pihak Pengadilan, dan lainnya.

Afliadi menyebutkan, dalam operasi itu Tim pertama di tempatkan di perempatan DPRD Sumbar, sedangkan tim kedua sistem bergerak mulai dari Kecamatan Padang Barat, Padang Selatan, serta Padang Utara.

Masyarakat terjaring tidak memakai masker diberikan rompi ditulisan "Pelanggar PSBB" serta sanksi sosial berupa membersihkan jalan serta diberikan masker.

"Warga yang ditindak itu tidak diberikan sanksi denda, namun bila dua kali melakukan kesalahan langsung diberikan sangsi denda administrasi minimal sebesar Rp100.000 dan maksimal Rp250.000," pungkas Afliadi.

Afliadi menjelaskan dasar Pemko Padang gelar Operasi Yustisi yakni Perwako Nomor 49 Tahun 2020 Tentang Pola Hidup Baru. Dia juga menambahkan operasi seperti ini akan digelar berkelanjutan.

Sementara itu Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyebutkan, penerapan aturan terus dilakukan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Padang.

"Bagi masyarakat melanggar langsung diberikan sanksi sosial berupa membersihkan jalan dengan memakai rompi yang telah disiapkan," kata Hendri Septa.

Komentar