Padang, Arunala - Ucap syukur terucap dari mulut Feni Mardika. Betapa tidak, pemudi asal Jorong Kapuah, Nagari Bungo Tanjuang, Tanahdatar itu sukses meraih juara 1 pada MTQ Virtual Mahasiswa PAI ASEAN, 6-14 September lalu. MTQ ini diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar secara virtual.
Feni Mardika sukses menjadi yang pertama mengalahkan 40 peserta lainnya dari 28 universitas dan mewakili empat Negara. Yakni Indonesia, Malaysia, Thailand dan Kamboja. Dia berhasil memperoleh nilai 91 dari dewan juri. Rinciannya Tajwid 29, Fasohah 28, dan irama 34.
Kesuksesan yang diraih Feni Mardika tidak hanya mengharumkan nama Sumbar dan kampusnya IAIN Batusangkar. Akan tetapi juga mengharumkan nama Indonesia.
Lantas bagaimana perjalanan mahasiswi FTIK IAIN Batusangkar meraih sukses juara 1 MTQ Virtual Mahasiswa PAI ASEAN 2021? Jalan sukses anak pasangan Ahmad Syarif dan Suarni ini, sudah tampak sejak masih belia.
Pertama kali dia mengikuti MTQ Nasional tingkat Kabupaten Tanahdatar dikala usia 12 tahun atau akan masuk jenjang pendidikan SMP. Prestasi pada lomba MTQ terus dituainya kala menjadi mahasiswi di IAIN Batusangkar.
Dari data yang dihimpun, tercatat Feni Mardika pernah meraih juara 1 MTQ tingkat Mahasiswa se-Sumbar pada tahun 2018. Kemudian, Juara 2 MTQ Online Mahasiswa PAI tingkat Nasional pada tahun 2020.
Bahkan saat ini dia sedang mempersiapkan diri mengikuti Lomba MTQ Nasional Tingkat Sumbar cabang Qiraat Murattal pada bulan November mendatang di Padangpanjang. Dia mewakili Kabupaten Tanahdatar.
"Terima kasih saya ucapkan kepada orang tua, keluarga, guru, rektor, pimpinan dan dosen IAIN Batusangkar serta teman yang telah mendokan dan mendukung saya. Alhamdulillah di antara 4 negara yang ikut, saya yang terpilih sebagai juara 1 MTQ Virtual Mahasiswa PAI ASEAN 2021," kata Feni Mardika, kepada Arunala.com, Selasa (21/9)next


Komentar