.
Dengan berkurangnya pendapatan serta dialihkannya sebesar delapan (8) persen DAU untuk penganggaran pelaksanaan vaksinasi serta insentif tenaga kesehatan (nakes), mau tak mau pemko pariaman harus melakukan penyesuaian terhadap alokasi belanja.
"Dengan kondisi itu, menjadikan kami mesti lakukan penghematan secara tepat dan mendulukan kepentingan masyarakat, dengan tetap menjaga kelangsungan pelayanan umum dan kegiatan prioritas terutama pembangunan infrastruktur publik," kata Genius Umar.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora diikuti Wakil Wali Kota, Mardison Mahyuddin, Sekko Yota Balad, para asisten dan juga sejumlah OPD, camat dan juga seluruh anggota DPRD Kota Pariaman.


Komentar