.
Sementara Anggota Bawaslu Sumbar, Vifner yang menyaksikan penandatanganan MoU itu mengatakan dalam membangun pengawasan partisipatif dan melibatkan seluruh pihak dalam menjaga proses demokrasi, terutama dalam pelaksanaan Pemilu 2024 yang akan segera dihadapi.
"Setelah ini perlu dilakukan diskusi dan penyamaan persepsi bagaimana proses demokrasi ini dapat berjalan baik, maka sebelum langkah itu dilakukan perlu ada MoU," ungak Vifner.
Selain itu, ungkapnya, sekolah penting dilibatkan, terutama menyangkut keberadaan siswa yang akan menjadi pemilih pemula dan perlu diberikan pemahaman demokrasi dan pelaksanaan pemilu sejak dini.
Kemudian untuk pemilih pemula dengan jumlah yang cukup banyak, Vifner mengingatkan jangan sampai hanya dijadikan objek oleh para peserta pemilu nantinya, tapi mampu memberikan perannya untuk mensukseskan Pemilu 2024 yang berkualitas.
"Terkait netralitas ASN, tentu perlu dilakukan pencegahan sejak awal agar tidak terjadi pelanggaran. Namun bukan berarti dilingkungan sekolah tidak boleh bicara politik, akan tetapi dilarang bagi ASN untuk menunjukkan keberpihakannya," pungkas Vifner.


Komentar