.
"Hingga Selasa (12/10) jumlahnya sudah mencapai 13,425 persen, yang sebelumnya baru 12,4 persen. Saat ini, stok vaksin yang tersedia tinggal 25.000 vial. Direncanakan dalam waktu dua minggu ke depan, kami akan dapat menghabiskannya," ujar Rudy.
Untuk mencapai target dua minggu ke depan, dirinya meminta bantuan dan kerjasama seluruh pihak baik dari Kepolisian, TNI, camat, guru-guru, wali nagari, Forkopimca, Babinsa, Babinkhantimas, puskesmas dan seluruh pihak yang ikut terlibat.
Camat Ulakan Tapakih, Emri Nurman mengatakan sasaran gebyar vaksin di kecamatannya adalah, pelajar usia 12 - 18 tahun, masyarakat setempat dan ASN di lingkungan pemerintah kecamatan tersebut.
"Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 131 orang dan yang lolos screening sebanyak 126 orang," kata Emri Nurman.


Komentar