Indepth news: Transformasi Digital Bank Nagari, Perkuat Peran Bangun Daerah

Ekonomi- 24-03-2022 21:26
Kantor Pusat Bank Nagari di Jalan Pemuda No 21 Kota Padang. (Dok : Istimewa)
Kantor Pusat Bank Nagari di Jalan Pemuda No 21 Kota Padang. (Dok : Istimewa)

.

Dari segi outlet, telah tumbuh sebesar 152,45 persen dengan total gerai 17.679 atau tumbuh sebanyak 10.676 dibanding 2020 sebesar 7.003 gerai.

Selain QRIS, beberapa produk digital lain juga alami kenaikan yang pesat yaitu pada Agen Laku Pandai. Dari 327 agen di 2020 naik menjadi 1.500 agen di 2021 atau tumbuh menjadi 358,72 persen. Dengan ditunjang oleh layanan digital di tengah pandemi Covid-19, kinerja Bank Nagari tumbuh solid.

Di mana performa bisnis Bank Nagari tetap tumbuh signifikan. Bahkan, Bank Nagari berhasil mencapai kinerja yang sangat baik sepanjang tahun 2021 di tengah sejumlah tantangan akibat belum berakhirnya pandemi Covid-19.

Ini dapat dilihat dari kinerja keuangan Bank Nagari selama tahun 2021. Rinciannya, aset mencapai Rp28,25 triliun, kredit mencapai Rp20.99 triliun, Dana Pihak Ketiga mencapai Rp23 triliun dan laba mencapai Rp416,29 miliar.

Dengan angka tersebut, ratio keuangan bank sendiri juga membaik dengan indikator. Yakni, capital adequacy ratio (CAR) 21,6 persen, return on asset (ROA) 1,98 persen, loan to deposit ratio (LDR) 91,25 persen dan non performing loan (NPL) 2,48 persen.

Sementara, market share Bank Nagari di Sumatera Barat saat ini dari sisi aset sebesar 34.81 persen, dari sisi kredit/pembiayaan sebesar 35,80 persen dan dari sisi DPK mencapai 43,49 persen.

Capaian kinerja tersebut yang ditoreh Bank Nagari tersebut, merupakan capaian terbaik dalam sejarah Bank Nagari.

Sebagaimana yang disampaikan dalam Infobank bahwa Bank Nagari merupakan Bank Daerah Terbaik seluruh Indonesia dengan indeks 95,19 persen.

Skor ini merupakan yang tertinggi di antara seluruh BPD yang di rating oleh Infobank tersebut.

Peran Bank Nagari Agen Pembangunan

Bank Nagari memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah, sekaligus motor percepatan pembangunan daerah hingga ke pelosok nagari.

Ketika ekonomi suatu negara sedang mengalami kontraksi atau melambat, salah satu tindakan yang biasa diambil pemerintah negara itu adalah meminta bank untuk menggenjot penyaluran kredit, supaya roda ekonomi dapat bergerak.

Upaya menjawab tantangan kontribusi Bank Nagari terhadap pembangunan daerah, tercermin dari dukungan dalam menyediakan dan melaksanakan kerja sama layanan digital.

Pasalnya, masyarakat sudah mulai beralih memanfaatkan teknologi digital. Bank juga harus mengikuti perkembangan teknologi sesuai kebutuhan nasabah, masyarakat dan pemerintahnext

Komentar