Hindari Dampak Resesi Ekonomi Global 2023: Alirman Sori Ajak Wali Nagari Perkuat Ketahanan Pangan

Metro- 13-10-2022 22:35
Senator Alirman Sori bersama wali nagari se Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel, Kamis (13/10). (Dok : Istimewa)
Senator Alirman Sori bersama wali nagari se Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel, Kamis (13/10). (Dok : Istimewa)

Painan, Arunala.com - Anggota Dewan Perwakilan Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Sumatera Barat (Sumbar), Alirman Sori mengundang para wali nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), bertempat di Resto Pandan View, Puncak Mandeh, Kamis (13/10).

Pertemuan yang diadakan Alirman Sori ini dalam rangka masa reses ke daerah pemilihannya. Di kesempatan itu, membahas berbagai persoalan terutama tantangan yang bakal dihadapi soal ancaman resesi ekonomi global di tahun 2023.

Dihadapan para wali nagari, Alirman Sori, mengingatkan, bahwa ancaman resesi ekonomi global berdampak langsung terhadap perekonomian Indonesia, sebagai bagian dari negara di dunia.

"Ancaman resesi ekonomi bukan sebatas isapan jempol sudah didepan mata, bahkan guncangannya sudah mulai dirasakan sejak pandemi Covid-19 mendera dunia," ucap Senator Alirman Sori dihadapan para wali nagari itu.

Alirman Sori menerangkan, menghadapi ancaman krisis resesi ekonomi di tahun 2023, diharapkan semuanya harus bergiat mencari cara mengatasi tantangan resesi dunia ini.

"Mengharuskan kita untuk bersiap-siap meningkatkan produktivitas ekonomi untuk ketahanan pangan keluarga. Kita harus mampu hidup dan bertahan ditengah sulitnya perekonomian dunia," katanya lagi.

"Ancaman resesi ekonomi, hanya akan bisa dihadapi dengan kreativitas produktif, dengan memberdayakan semua daya ekonomi, seperti misalnya menjadikan lahan-lahan milik sendiri menjadi lahan yang produktif menghasilkan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga," ujar Alirman Sori menambahkan.

Dia menjelaskan, potensi lahan-lahan milik keluarga mesti harus diolah menjadi lahan produktif untuk mengahasilkan rupiah sebagai modal untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan keluarga. Artinya, ketahanan pangan keluarga sangat diperlukan menangkis ancaman krisis ekonomi global.

"Pemerintahan Nagari/Desa sebagai pemerintahan terendah, mesti mengambil peran aktif memotivasi masyarakat dalam pengolahan lahan milik masyarakat menjadi lahan produktif untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga ditengah guncangan dan ancaman serius terhadap krisis/resesi ekonomi yang sudah diprediksi bakal terjadi pada tahun 2023. Dimana ekonomi dunia akan terperosok pada keadaan yang menakutkan," imbuh senator Alirman Sorinext

Komentar