Padang, Arunala.com - RSUP M Djamil Padang sebagai rumah sakit vertikal di Sumatera Barat siap melaksanakan program pengampuan layanan prioritas Kementerian Kesehatan RI.
Ini seiring telah ditandatangani nota kesepahaman antara Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dengan perwakilan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, RS Kanker Darmais, RSP Otak Nasional, RSUPN dr Cipto Mangunkusumo dan RSUP Dr M Djamil Padang di Aula RSAM Bukittinggi, Jumat (14/10).
Nota kesepahaman ini dalam rangka pengampuan program penyakit yakni jantung, kanker, stroke dan uronefrologi (ginjal).
Program ini adalah program transformasi kesehatan di Indonesia yang termasuk dalam pilar layanan rujukan.
"Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini memperlihatkan komitmen dari Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mendukung program transformasi kesehatan serta akselerasi sinergi program rumah sakit jejaring prioritas nasional. Justru hal tersebut akan memperbaiki pola rujukan pasien selama ini tertumpu ke RSUP M Djamil bisa berbagi ke RS daerah milik pemerintah Sumbar," kata Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS, kepada Arunala.com, Minggu (16/10).
Dovy mengatakan Kementerian Kesehatan di bawah kepemimpinan Menkes Budi Gunadi Sadikin sudah membuat kebijakan untuk 9 penyakit prioritas yang merupakan penyakit katastropik (angka kematian dan biaya tinggi). Dengan demikian layanan untuk penyakit ini bisa dilayani di semua daerah di Indonesia.
"Tentunya sesuai dengan stratifikasi rumah sakit yang akan dilakukan pengampuan oleh rumah sakit vertikal paripurna pusat (RSJPD Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, RS Otak Nasional, RSUPN dr Cipto Mangunkusumo). Dan RSUP M Djamil Padang sebagai RS vertikal yang berada di Sumbar," tutur Dovy.
Program ini, sebut Dovy, untuk pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Contohnya jika selama ini orang sakit kanker dirujuk ke Jakarta dikarenakan layanan yang lengkapnext


Komentar