.
Penjurian didasarkan pada kinerja keuangan perusahaan dan data publik yang diperoleh melalui website, annual report, serta info publik.
Para pemenang akan diberikan dalam beberapa sektor industri baik kelompok publik dan private.
Melalui penghargaan ini, diharapkan perusahaan terpacu meningkatkan prestasi dan peran pentingnya finance, value creation di perusahaan pemerintah, swasta, BUMN,BUMD di Indonesia.
Proses penjurian dilakukan secara obyektif, fair, oleh dewan juri independen yang berkompeten serta independen di bidang Finance.
Penilaian pada IFA-V-2022, ini berdasarkan sejumlah indikator. Penilaian juri perusahaan terbuka non keuangan tahun ini menekankan pada financial resilience perusahaan yang meliputi likuiditas, cash flow operation, kemampuan membayar hutang, dan kinerja saham.
Pada kesempatan tersebut, Pendiri Economic Review, Irlisa Rachmadiana turut menyampaikan selamat atas kinerja keuangan per Desember 2021 yang berhasil diraih.
"Semoga para pemenang dapat terus meningkatkan kinerja perusahaannya sehingga dapat turut berperan besar dalam peningkatan ekonomi di Indonesia," katanya. (*)


Komentar