.
Kalau tidak disyukuri, tutur Tito, akan ada mudarat yang datang. "Allah SWT dalam surat Al Ghasiyah (Pembalasan) empat ayat terakhir. Artinya Mereka yang berpaling dan kufur, mereka akan mendapatkan azab yang akbar (besar). Dan KepadaNya kita akan kembali dan hanya Allah SWT yang berhak untuk melakukan hisab," sebutnya.
Karena itu, MTQ ini penting untuk mengingatkan ASN untuk bersyukur. "Apapun jabatannya, berapa pun gajinya, berapapun tunjangan kinerjanya, mari kita syukuri. Penting halal dan jangan berlebihan," ingat Tito.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan MTQ Korpri ini momentum untuk mengaktualisasikan ajaran Islam dalam kehidupan.
"MTQ ini selaras dengan membangun sumber daya manusia yang unggul serta meningkatkan kinerja ASN," sebutnya.
Kedekatan dengan Al Quran, tutur Mahyeldi, akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi ASN untuk memberikan kinerja terbaiknya menuju Indonesia mulia.
"Ini selaras tema MTQ Korpri yakni Korpri mengaji, Korpri berkontribusi untuk Indonesia mulia," tutur Mahyeldi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan Sumbar mempunyai branding yang kuat di dalam proses kebangsaan dan ketatanegaraan nasional.
Ini mengukuhkan dan memperkuat semangat persaudaraan dan ukhuwah dalam keberagaman.
"Jika ke Sumbar, pasti akan teringat Bung Hatta, tokoh nasional dengan integritas yang kuat. H Agus Salim pemikir dan ahli siasat politik nasional, Tuanku Imam Bonjol pahlawan nasional gagah berani. Dan juga Hj Rangkayo Rasuna Said," sebutnya.
Ia mengajak ASN mewarisi semangat tokoh nasional ini.
"Integritasnya Bung Hatta, keberaniannya Tuanku Imam Bonjol, kecerdasan dan kecerdikan H Agus Salim. Dan keteguhan hati Hj Rangkayo Rasuna Said. Ini akan menjadi bekal yang kuat bagi para ASN Indonesia," tegas Zudan.
Ketua Dewan Pengurus Korpri Sumbar Hansastri menyebutkan perhelatan ini diikuti sebanyak 902 peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia dan 49 Kementerian/Lembaga.
Untuk pelaksanaan Musabaqah sendiri pada tanggal 8 sampai 11 November dan penutupan MTQ pada 12 November.
"Pada MTQ ini memperlombakan sembilan cabang dengan delapan venue, tempat pelaksanaan lomba," tutur Sekprov Sumbar ini.
Yakni Tartil Quran dilaksanakan di Masjid Al Hakim, Tilawah Quran di Masjid Raya Sumbar. Hifzul Quran Golongan Juz 30 di aula Kantor Gubernur, Hifzul Quran dengan 7 surat pilihan di aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar. Kemudian, Dakwah Al Quran dan Doa di aula UIN Imam Bonjol Padangnext


Komentar