.
"Seperti anak obesitas itu kan susah untuk disunat. Begitu juga untuk anak yang hiperaktif yang kemungkinan besar terjadi benturan yang berbahaya. Terus juga anak-anak berkebutuhan khusus yang takutnya mereka tidak mengerti dan juga berisiko," jelasnya.
Tak hanya metode alisklamp, sebut Indra, ada juga metode tekno sealer. Metode ini bisa menjadi pilihan metode sunat anak terkini dan menjadi penyempurna alat sirkumsisi yang ada.
"Jadi klem ini tidak perlu terpasang usai sunat, jadi anak akan merasa nyaman," paparnya.
Alat sirkumsisi terbaru dengan metode tekno sealer ini, kata dia menyempurnakan semua metode sunat yang sudah ada selama ini.
"Metode sunat ini dapat menjadi jawaban atas keresahan dan kondisi masalah persunatan. Seperti klem yang harus menempel setelah sunat, keterbatasan ketersediaan klem, risiko perdarahan dan lainnya," sebut Indra.
Dengan metode tekno sealer, tutur Indra, hasil sunat lebih rapi dan estetis, proses pemulihan cepat, tidak ada jahitan atau balutan kasa.
"Kemudian pascasunat tidak ada klem yang menempel dan setelah sunat, anak bisa bebas mandi setiap hari," katanya.
Setelah selesai proses sunat, dokter akan melepas klem dan memberikan lem pengganti jahitan atau dikenal dengan skin adhesive.
"Jadi tidak ada jahitan sama sekali," sebut Indra seraya mengatakan kedua metode sunat ini bisa didapatkan di Alfatih Sunat Center Padang.


Komentar