WI Sumbar Raker Bersama Pengda Kabupaten Kota: Program Pembinaan dan Prestasi Atlet Dibahas

Olahraga- 19-02-2023 11:58
Pengurus Pengprov WI Sumbar bersama sejumlah Pengda gelar raker di Padang, Minggu (19/2). (Dok : Istimewa)
Pengurus Pengprov WI Sumbar bersama sejumlah Pengda gelar raker di Padang, Minggu (19/2). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Pengprov Wushu Indonesia Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan rapat kerja (raker) dengan melibatkan seluruh Pengda WI kabupaten kota dan juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar.

Raker yang berlangsung sehari penuh pada Minggu (19/2) itu, sebagai upaya WI Sumbar dalam membina, mematangkan program latihan dan meningkatkan prestasi atletnya.

Sejalan dengan raker yang diadakan di ruang rapat khusus DPRD Sumbar, juga diisi dengan kegiatan audensi dengan pembina WI Sumbar, Hj Aida yang juga merupakan Anggota DPRD Sumbar.

"WI se Sumbar sudah waktunya meningkatkan prestasi atletnya. Mencapai itu koordinasi pengprov dengan masing-masing pengda harus dioptimalkan," kata Ketua Pengprov WI Sumbar, Yanisman di dalam raker itu.

Untuk diketahui, sebutnya, di tahun 2022 lalu sudah banyak kejuaraan Wushu diadakan. Namun pada tahun 2023 ini, dirinya menginginkan prestasi atlet Wushu Sumbar harus jauh lebih banyak lagi, sehingga terlihat adanya peningkatan prestasi.

"Untuk itu, mari kerja sama antar pengurus mulai dari provinsi hingga kabupaten kota ditingkatkan. Hal lain, abaikan pihak-pihak yang ingin memecah belah WI Sumbar," tukas Yanisman lagi.

Dia menambahkan, prestasi tidak akan bisa tercipta tanpa adanya kerja sama, apa lagi pada tahun 2023 banyak iven kejuaraan yang akan dilaksanakan, baik Porprov, Popnas maupun Pra PON.

"Jadi, perlu keseriusan pengurus WI di Sumbar dalam menghadapi kejuaraan tersebut," ingat Yanisman.

Sedangkan Kepala Dispora Sumbar diwakili Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Fuaddi mengatakan amat berterimakasih karena telah dilibatkan dalam kegiatan ini.

"Kami sangat berterimakasih dengan telah dilibatkan dalam kegiatan Wushu Sumbar, karena bisa berkomunikasi langsung dengan cabang olahraga ini. Dengan demikian bisa berbagi informasi dan mencari solusi dalam berbagai kendala," terang Fuad.

Menurut aturan, jelas Fuad, pihak Dispora merupakan pembina olah raga di daerahnya, sehingga perlu adanya komunikasi antara cabor, KONI dan Dispora secara intensnext

Komentar