Kembangkan Olahan Pinyaram Gunakan Konsep OVOP

Ekonomi- 19-04-2023 10:05
Kepala DPMPTP Kabupaten Padangpariaman, Yutiardy Rivai didampingi Kabid Bina Industri DPMPTP, Trisna Junaili lakukan pembinaan pada usaha Pinyaram di 2-11 Kayu Tanam, Selasa (18/4).(Dok : Istimewa)
Kepala DPMPTP Kabupaten Padangpariaman, Yutiardy Rivai didampingi Kabid Bina Industri DPMPTP, Trisna Junaili lakukan pembinaan pada usaha Pinyaram di 2-11 Kayu Tanam, Selasa (18/4).(Dok : Istimewa)

Padangpariaman, Arunala.com -- Makanan olahan Pinyaram merupakan produk kearifan lokal yang mempunyai keunikan dan telah dikembangkan selama hampir 30 tahun. Pinyaram dibuat menggunakan bahan baku lokal tepung beras dan diproduksi melalui proses penggorengan.

Dalam upaya pengembangan usaha dan peningkatan produk kuliner yang terkenal di 2-11 Kayu Tanam ini Padangpariaman ini, akan dikelola secara berkelompok atau di-sentra usahakan menggunakan konsep One Village One Product (OVOP). Mengawali rencana OVOP ini, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padangpariaman sosialisasikan di jajaran pemerintah kecamatan dan nagari, serta pelaku usaha Pinyaram se Kecamatan 2-11 Kayu Tanam.

Kepala DPMPTP Kabupaten Padangpariaman, Yutiardy Rivai menjelaskan, rencana Sentra Industri Olahan Pangan Pinyaram (SI-OPPIN) yang bertujuan untuk memberikan dukungan penguatan teknologi, memperkuat rantai produksi dan bahan baku. Kemudian juga untuk penguatan kelembagaan, melalui pembentukan organisasi usaha bersama untuk mencapai pertumbuhan bersama.

"Disamping itu juga untuk mengupayakan dukungan kemitraan berupa penjajakan kerjasama," tambah Yutiardy menjelaskan dalam sosialisasi yang digelar kemarin, di Aula Kantor Camat 2-11 Kayu Tanam, Selasa (18/4).

Yutiardy Rivai didampingi Kabid Bina Industri DPMPTP, Trisna Junaili menegaskan ketiga tujuan tersebut dilaksanakan berdasarkan sinergisitas antara Pemerintah Pusat (Kementerian Perindustrian), Pemprov Sumbar, dan Pemkab Padangpariaman. Dan dia sangat bangga dan berterima kasih, karena rencana ini disambut baik oleh pemerintah kecamatan setempat bersama jajaran.

Dulu, Pinyaram ini dibuat dengan bentuk yang besar seperti ukuran piring, sekarang pinyaram dibentuk dengan ukuran kecil menyesuaikan selera konsumen," sambung mantan Kepala Dinas Kesehatan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Camat 2-11 Kayu Tanam, Henyunis dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada DPMPTP yang telah memberikan perhatian khusus kepada produk olahan pangan Pinyaram sebagai produk unggulan Kayu Tanam yang difasilitasi untuk dijadikan Sentra Industri Olahan Pangan Pinyaram (SI-OPPIN)next

Komentar