Penas Tani XVI 2023 Resmi Dibuka di Sumbar: Pemerintah Alokasikan Dana KUR Sebesar Rp450 T

Ekonomi- 10-06-2023 19:04
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah pukul tabuh tanda dibukanya Penas Tani XVI 2023, di Padang, Sabtu (10/6). (Foto : Derizon)
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah pukul tabuh tanda dibukanya Penas Tani XVI 2023, di Padang, Sabtu (10/6). (Foto : Derizon)

Padang, Arunala.com - Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, pemerintah mendorong petani dan nelayan tidak hanya mengandalkan APBN dalam permodalan. Namun juga dapat memanfaatkan dana perbankan seperti KUR.

"Selama ini pertanian dan nelayan terbukti paling baik menggunakan KUR. Pada 2020 dari Rp55 triliun dana KUR terserap pada sektor pertanian, hanya 0,03 persen kredit macet," sebut dia..

Menurutnya, angka itu juga sejalan pada 2021, dari total Rp85 triliun KUR terserap di sektor pertanian, hanya 0,6 persen yang macet.

"Ini menunjukan sektor pertanian adalah yang terbaik dalam memanfaatkan dana KUR,"ujarnya.

Syahrul juga berpesan terhadap ancaman krisis pangan global. Meski Indonesia telah terbukti menjadi bantalan perekonomian ketika turbulensi perekonomian mendera dunia akibat Covid-19.

"Meski kita terbukti menjadi bantalan perekonomian akibat Covid-19, namun kita harus tetap mempersiapkan konsep pertanian lebih baik untuk menghadapi ancaman krisis pangan global," pungkasnya.

Sebelumnya Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyatakan, pemerintah memberikan akses sebesar-besarnya bagi petani dan nelayan untuk menggunakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berada di perbankan.

Setidaknya tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp450 triliun untuk KUR.

"Silakan gunakan KUR sebanyak-banyak oleh petani dan nelayan, guna meningkatkan kesejahteraan petani dan melahirkan ketahan pangan," kata Airlangga Hartarto. (drz)

Komentar