Supardi Tegaskan Potensi Anak Didik Perlu Dioptimalkan

Edukasi- 31-05-2023 16:34
Acara syukuran dan perpisahan siswa kelas VI angkatan XXVI SD Islam Raudhatul Jannah, Rabu, Payakumbuh, dihadiri langsung Ketua DPRD Sumbar Supardi, Rabu (31/5). (Dok : Istimewa)
Acara syukuran dan perpisahan siswa kelas VI angkatan XXVI SD Islam Raudhatul Jannah, Rabu, Payakumbuh, dihadiri langsung Ketua DPRD Sumbar Supardi, Rabu (31/5). (Dok : Istimewa)

Payakumbuh, Arunala.com - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi mendorong setiap lembaga pendidikan dasar (SD) untuk memperhatikan potensi anak dalam menentukan arah masa depan.

Menurutnya, SD harus membekali karakter anak untuk memiliki keberanian dalam menentukan pilihan ke jenjang selanjutnya, tidak keinginan orang tua atau lingkungan

Hal tersebut diungkapkan Supardi saat menghadiri syukuran dan perpisahan siswa kelas VI angkatan XXVI SD Islam Raudhatul Jannah, Rabu, Payakumbuh, Rabu (31/5).

Supardi mengatakan, setelah menyelesaikan pendidikan dasar, anak-anak akan tersebar di sekolah lanjutan seperti SMP, Tsanawiah atau yang lainnya.

Namun apakah para lulusan telah dibekali kemampuan diri sendiri untuk menentukan arah masa depan. Lembaga pendidikan dasar harus memikirkan hal itu.

"SD merupakan tempat untuk membangun karakter pribadi, jika SMP atau SMA itu sudah terlambat. Tidak semua cita-cita anak sesuai dengan apa yang diinginkan orang tua, maka berikan ruang untuk mengoptimalkan potensi diri," katanya

Supardi mengungkapkan, mungkin setiap anak memiliki pilihan sendiri untuk menata masa depan, tidak semuanya ingin menjadi birokrat ulama atau politisi. Bisa saja mereka ingin menjadi pengusaha nantinya, maka dari itu potensi diri anak harus diarahkan.

"Jadi terkait ini, saya mendorong Dinas Pendidikan kota Payakumbuh untuk memecahkan persoalan pembekalan anak untuk arah masa depan, semua itu dimulai dari SD," katanya.

Menurut ketua DPRD Sumbar ini, Kota Payakumbuh merupakan daerah dengan sektor pendidikan yang memadai, hal itu ditopang dengan tenaga pendidik berkualitas, mereka terus menjalankan tugas meski tidak dibekali dengan fasilitas memadai dan juga penghasilan yang layak.

Semua masih berjalan dengan sebagaimana mestinya, terkait kesejahteraan tenaga pendidik merupakan pekerjaan rumah pemerintah daerah dan pemerintah provinsinext

Komentar