Jakarta, Arunala.com - Telkomsel, melalui platform ekosistem inovasi T-Connext dan corporate accelerator Tinc, kembali membuka peluang kolaborasi demi pertumbuhan dan akselerasi ekosistem entrepreneur Indonesia melalui acara speed-dating LinkUp.
Program untuk start-up ini dilaksanakan bersama penyedia infrastruktur pembayaran digital Xendit dan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN).
Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan untuk membangkitkan kembali ekosistem start-up pascapandemi Covid-19 dan kini telah memasuki masa endemic.
LinkUp menjadi ajang untuk menghubungkan start-up, angel investor, dan perusahaan modal ventura (venture capital/VC) potensial melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada pekan lalu.
Menjadi wadah untuk penghubung bagi early-stage entrepreneurs, ajang LinkUp mempertemukan delapan start-up tahap pre-seed dan seed dengan delapan angel investors pada Angel Session.
Lalu, ketiganya juga menghadirkan 25 perusahaan VC yang aktif mencari inovasi terkini. LinkUp juga membuka potensi investasi lanjutan bagi 42 start-up tahap seed dan series B dari berbagai sektor industri pada VC Session. Selain itu, terdapat sesi Networking Dinner bagi seluruh peserta yang hadir.
Total, ada 50 start-up yang berpartisipasi dalam ajang LinkUp.
Mereka dipilih melalui seleksi dan kurasi ketat, melalui penilaian sejumlah aspek, mulai dari inovasi ide, potensi pasar, dan skalabilitas bisnis.
"Telkomsel terus memastikan keberlanjutan komitmen dalam membuka lebih banyak peluang pertumbuhan dan akselerasi ekosistem digital yang kali ini diwujudkan melalui ajang LinkUp, dengan menggandeng Xendit dan ANGIN," ujar Vice President Business Development and Innovation Telkomsel Jockie Heruseon dalam siaran pers diterima Arunala.com, Selasa (4/7).
Konsep speed-dating dalam ajang LinkUp dirancang agar para pelaku start-up yang terpilih dapat memaparkan gagasan, menunjukkan keunggulan produk, membangun koneksi dan relasi bisnis yang berharga, serta diharapkan mendorong terciptanya kolaborasi antara start-up dan investor untuk semakin memperkuat fundamental bisnisnext
Halaman 12


Komentar