Sosok Sugesti Edward, Pengusaha Batu Bara yang Multitalenta: Jadikan Hinaan dan Cemoohan Penambah Semangat untuk Sukses

Metro- 11-08-2023 16:39
Sugesti Edward. (Dok : Istimewa)
Sugesti Edward. (Dok : Istimewa)

.

"Kondisi perusahaan saat ini, lima bulan belakangan ini belum mengisi kapal dan belum melakukan ekspor batu bara. Tapi Insya Allah, mulai pertengahan Agustus dan September saya sudah mulai melakukan ekspor batu bara kembali," ucapnya.

Bagaimana dengan modal awal mendirikan perusahaan ini? Gesti mengakui hanya semangat dengan modal dengkul. Tapi dari dulu memang bercita-cita sebagai pengusaha.

Didasari melihat keadaan sewaktu kecil dan ingin membangkit barang tarandam.

"Dengan modal bahasa Inggris, semangat tinggi dan tekad bulat akhirnya memberanikan diri presentasi dan melobi investor luar. Akhirnya presentasi itu di-approve salah satunya. Disitulah nasib berubah," ungkapnya.

Ketidakcanggungan berkecimpung di dunia bisnis pertambangan yang didominasi kaum pria itu dilandasi sejak kecil dia senang berteman dengan pria.

"Alasannya berteman dengan pria karena pria itu lugas dan tegas. Meski ada jiwa feminim tetapi mempunyai mental seperti dipunyai laki-laki. Dan di dunia bisnis batu bara ini didominasi 99,9 persen itu laki-laki semua," ucapnya.

Bagi Gesti naik turun itu hal biasa saja dalam bisnis batu bara ini. "Dan saya mengalami kerugian bukan puluhan hingga ratusan juta. Akan tetapi ruginya sampai miliaran. Diibaratkan bagi orang batu bara, hari ini jalan kaki besok naik pesawat pribadi. Atau hari ini naik pesawat pribadi besok jalan kaki itu hal biasa. Dari situlah mental saya sudah biasa. Mau dihantam sebesar apa pun nggak masalah," tegasnya.

Gesti menyebutkan kiat dan tips bagi kawula muda yang ingin menjalankan bisnis tambang batu bara. Pertama, harus memiliki niat untuk keluarga dan berbakti pada orang tua, kedua tekad, ketiga link dan keempat modal.

"Dari link itulah saya bisa mengumpulkan modal. Melalui link itulah saya tidak sungkan-sungkan presentasi dan menemui orang," ucapnya.

Dulu orang sempat menilai dan meremehkannya sebagai anak kecil di dunia batu bara dengan modal dengkul. Ini menghayal saja dan menghitung uang di langit.

"Dan Alhamdulillah, penghinaan dan cemoohan itu saya jadikan sebagai penambah semangat. Dan saya pun membuktikan kepada mereka menghitung uang riil di dalam rekening kita bukan menghitung uang di langit," ungkapnyanext

Komentar