Limapuluh Kota, Arunala.com - Dosen pembimbing bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Andalas (Unand), berkolaborasi mengedukasi masyarakat Kenagarian Lubuak Batingkok, Kabupaten Limapuluh Kota dalam memanfaatkan barang limbah pertanian.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema "Kreasi Sampah: Pengelolaan, Pemanfaatan Sampah Menuju Kearifan Lokal dan Ekonomi Berkelanjutan", dosen pembimbing, mahasiswa dan masyarakat setempat menghasilkan suatu inisiatif bagi bidang pertanian.
"Kami disini mengedukasi masyarakat Kenagarian Lubuak Batingkok, melalui workshop dan seminar tentang pembuatan kompos berkualitas dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan," kata Dosen pembimbing mahasiswa KKN, Imelda Indah Lestari kepadaArunala.com, Rabu (30/8).
Dia menyebutkan, edukasi yang diberikan pada masyarakat ini akan memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan perekonomian lokal di bidang pertanian.
Imelda menilai, Dari workshop hingga pelatihan yang diberikan itu akan membuka wawasan masyarakat itu mengenai pengelolaan sampah yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang ada.
Dia menerangkan, kegiatan yang berlangsung selama periode 10 Juli 2023 hingga 20 Agustus 2023 ini merangkul beberapa sub tema yang berfokus pada pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.
Dalam praktiknya, sambung dosen pembimbing ini, para mahasiswa KKN turut mendidik masyarakat akan urgensi pengelolaan sampah yang efektif guna menjaga lingkungan tetap sehat dan lestari.
Dia melanjutkan, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab rumah tangga, tetapi juga dapat diintegrasikan dalam sektor pertanian.
Hal lain disampaikan Imelda yakni menyangkut praktik dari sub tema "Workshop Kreasi Ramah Lingkungan: Mengubah Minyak Jelantah Menjadi Sabun".
"Di sub tema ini, kami berikan informasi dan pelatihan mengenai bahwa limbah minyak jelantah dapat diubah menjadi barang yang bernilai," paparnyanext


Komentar