.
"Kita juga menjadi market leader dari seluruh perbankan yang ada di Sumbar, dengan share asset 39,42 persen, share kredit yang disalurkan 33,69 persen dan share penghimpunan DPK 32,06 persen," ujarnya.
Khusus UUS Bank Nagari, berbagai kebijakan dan strategi yang telah dilakukan yang tidak terlepas dari dukungan konkret gubernur dan jajaran di Pemprov Sumbar. Share UUS Bank Nagari terhadap perbankan syariah di Sumbar terus mengalami peningkatan.
Saat ini share asset mencapai 36,44 persen naik dari 33,16 persen Desember 2022. Kemudian share pembiayaan mencapai 39,15 persen naik dari 36,22 persen di Desember 2022, dan share DPK mencapai 37,55 persen naik dari 36,66 persen di Desember 2022.
Irsyad menyampaikan, di antara kebijakan dan dukungan Pemprov Sumbar terhadap penguatan UUS Bank Nagari adalah dengan peralihan rekening gaji ASN Pemprov Sumbar dari Bank Nagari konvensional ke UUS Bank Nagari.
Kemudian peralihan rekening pengelolaan keuangan Pemprov Sumbar atau RKUD dari Bank Nagari konvensional ke UUS Bank Nagari.
Saat ini produk dan layanan Bank Nagari tidak kalah andalnya dibandingkan perbankan lainnya. Termasuk produk-produk unggulan dengan pelayanan yang cepat, mudah dan murah di UUS.
Di antaranya produk Tabungan Haji Reguler, Tabungan Haji Junior/Haji Muda, Tabungan Umrah, Tabungan Qurban, Gadai Emas, Pembiayaan Perumahan Nagari Madani Sejahtera, Pembiayaan Perumahan Bersubsidi, KUR Syariah dan lainnya.
Bank Nagari juga memiliki aplikasi berbasis informasi dan kemudahan dalam infak serta sedekah ke masjid dan mushala. Yaitu aplikasi Nagari Digital Masjid (NDM) yang saat ini tergabung 2.647 masjid dan musala, 46 panti asuhan, 58 rumah tahfiz dan 11 nazhir wakaf.
"Tak lupa sesuai dengan pesan Buya Ristawadi dalam tausiyah Subuh Mubarakah tadi, kita mengajak dan mengimbau masyarakat mengimplementasikan nilai-nilai, prinsip dan pedoman syariah dalam aktivitas kehidupan, termasuk berkaitan dengan keuangan lebih mengutamakan Bank Syariah yaitu Bank Nagari Syariah," pungkasnya.


Komentar