Gerakan BCL di Padang, 20 Ton Sampah Laut Terkumpul

Ekonomi- 06-09-2023 14:26
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Direktorat Pengelolaan Ruang Laut KKP Muhammad Yusuf dan Kadis DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp menyaksikan penimbangan sampah saat Gerakan BCL di Pantai P
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Direktorat Pengelolaan Ruang Laut KKP Muhammad Yusuf dan Kadis DKP Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp menyaksikan penimbangan sampah saat Gerakan BCL di Pantai P

.

Aksi yang dipusatkan di Pantai Purus Kota Padang ini diikuti 350 peserta. Baik dari perwakilan pemerintah pusat yakni UPT KKP, 170 perwakilan pemerintah daerah, 25 dari mitra, 75 dari perwakilan nelayan teraktivasi dan 50 dari perwakilan pelajar dan 20 perwakilan masyarakat setempat.

"Kemudian juga ada pameran produk dari berbagai mitra yang berpartisipasi dalam aksi BCL ini," ucapnya.

Ia juga menjelaskan selama gerakan BCL, sampah pesisir dan laut yang terkumpul oleh nelayan dipilah dan dipisah berdasar nilai ekonominya. Selanjutnya diangkut ke Bank Sampah Unit Kampung Nelayan Cinta Laut.

Secara periodik PT Semen Padang mengangkut sampah laut yang telah dikumpulkan oleh nelayan sebagai bahan bakar alternatif.

"Selama BCL ini PT Semen Padang telah mengambil sampah lebih kurang 2.933,79 kilogram yang dikompensasi dengan poin reward," ungkap Reti.

Selain itu sampah nelayan terkumpul lainnya juga diangkut Bank Sampah Panca Daya dengan total sampah terangkut sekitar 1.500,69 kilogram.

"Dan kemudian dikonversi menjadi tabungan emas dari Pegadaian," tukasnya. (ril)

Komentar