Limapuluh Kota, Arunala.com - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merupakan salah satu lumbung beras nasional, mengingat daerahnya yang agraris. Oleh karena itu perhatian pada sektor pertanian terutama padi mjadi kekuatan utama dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat Sumbar.
Hal ini disampaikan Ketua DPRD Sumbar, Supardi pada masyarakat saat meninjau pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Jorong Sipingai Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (22/10) kemarin.
Supardi menyebut, pembangunan sektor pertanian mendapat perhatian serius dari Pemprov Sumbar saat ini dengan penganggaran 10 persen APBD Sumbar.
"Saat ini saya meninjau salah satu pembangunan jalan usaha tani Jorong Sipingai Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Dan dilihat masyarakat petani sangat terbantu dengan adanya jalan itu," ujar Supardi.
Supardi menambahkan, pembangunan jalan usaha tani memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mempermudah transportasi hasil pertanian dan aksesibilitas ke lahan pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian.
"Jalan usaha tani Jorong Sipingai ini telah selesai sepanjang 175 meter, namun kelompok tani Palo Lubuak masih berharap tambahan panjang 150 meter lagi. Tentu ini akan menjadi perhatian ke depan dalam hal penganggaran untuk kelanjutan pembangunannya," ujar Supardi lagi.
Supardi juga berpesan agar pembangunan jalan usaha tani ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan jangan lupa pula menjaga kebaikan jalan usaha tani ini.
"Semoga pembangunan jalan usaha tani di Sipingai ini memberikan kemudahan bagi petani dalam berproduksi untuk hasil panen yang berlimpah hendaknya," kata Supardi. (cpt/*)


Komentar