Sosialisasi Konformitas, Mahasiswa Psikologi UPI YPTK Kelas F Turlap

Edukasi- 20-01-2024 18:44
Mahasiswa Psikologi UPI YPTK Kelas F foto bersama usai Sosialisasi Konformitas ke Komunitas Pekerja dan Anjal di Pantai Padang. (Dok : Istimewa)
Mahasiswa Psikologi UPI YPTK Kelas F foto bersama usai Sosialisasi Konformitas ke Komunitas Pekerja dan Anjal di Pantai Padang. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Mahasiswa Psikologi Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Kelas F turun lapangan untuk memberikan sosialisasi konformitas kepada komunitas pekerja dan anak-anak jalanan di Pantai Padang, Minggu (18/1).

Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan salah satu mata kuliah Psikologi Sosial yang diampu oleh Ifani Candra SPsi MM MPsi.

"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi persyaratan akademis. Akan tetapi juga sebagai wujud nyata dari tanggung jawab sosial mahasiswa Psikologi," kata Ketua Pelaksana Rifki Rismal Huda.

Ia menjelaskan kesadaran dan kepedulian sebagai mahasiswa Psikologi mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar. Pentingnya memahami dan berkontribusi terhadap kondisi komunitas pekerja dan anak jalanan di sekitar Pantai Padang menjadi fokus utama.

"Dengan harapan agar psikologi anak dan masyarakat lebih sadar dan peduli terhadap realitas sosial yang dihadapi oleh mereka," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Ia berharap mahasiswa dapat mengaplikasikan teori konformitas yang dipelajari dalam kelas ke situasi nyata.

"Pentingnya anak psikologi dan masyarakat secara keseluruhan untuk lebih sadar terhadap realitas komunitas pekerja dan anak jalanan di sekitar Pantai Padang ditekankan dalam upaya membangun pemahaman dan empati yang lebih mendalam," ungkap Rifki Rismal Huda.

Dengan melakukan sosialisasi konformitas kepada anak-anak jalanan, diharapkan mereka dapat merasakan dukungan dan integrasi dalam lingkungan sosial.

Harapan besar terletak pada perubahan positif dalam persepsi dan interaksi anak-anak jalanan dengan masyarakat, serta peningkatan kualitas kehidupan mereka.

"Aksi ini mencerminkan bahwa psikologi bukan hanya tentang memahami individu. Akan tetapi juga tentang berkontribusi pada kesejahteraan sosial secara luas," tukasnya. (ril/*)

Komentar