RSUP Dr. M. Djamil Tegaskan Audit Investigasi Internal Kasus Balita A Masih Berjalan

Metro- 21-04-2026 20:10
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua didampingi jajaran direksi. IST
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua didampingi jajaran direksi. IST

Padang, Arunala.com — RSUP Dr. M. Djamil menyatakan audit investigasi internal terkait meninggalnya balita berinisial "A" (14 bulan) masih berlangsung. Tim audit melakukan penelaahan menyeluruh secara objektif, teliti, dan berbasis bukti terhadap seluruh proses pelayanan medis yang diberikan.

Manajemen rumah sakit menyampaikan sejak awal kejadian, berbagai upaya telah dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Salah satu langkah utama yang diambil adalah pembentukan Tim Audit Investigasi Internal yang hingga saat ini masih bekerja melakukan pengkajian dan penelaahan menyeluruh terhadap seluruh proses pelayanan medis yang telah diberikan kepada pasien.

Tim tersebut bekerja secara independen dengan melibatkan berbagai unsur penting di lingkungan rumah sakit, antara lain Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite Etik, Komite Mutu, serta tim medikolegal. Keterlibatan lintas komite ini bertujuan memastikan proses audit berjalan secara komprehensif, objektif, serta berbasis pada bukti autentik yang tercatat dalam rekam medis.

Audit investigasi ini difokuskan untuk memverifikasi apakah seluruh tindakan medis dan prosedur pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta kode etik profesi yang berlaku. Proses ini tidak hanya menelaah aspek klinis, tetapi juga mencakup keseluruhan rangkaian pelayanan dari berbagai sudut pandang guna menghasilkan kesimpulan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyatakan hingga saat ini tim audit investigasi internal masih bekerja secara intensif. "Tim audit investigasi internal saat ini tengah melakukan kajian menyeluruh terhadap setiap aspek pelayanan yang telah diberikan. Kami memastikan proses ini berjalan objektif, teliti, dan berbasis bukti," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Sejak awal, sebutnya, pihak rumah sakit telah berupaya mengawal dan menangani permasalahan ini. "Kami melakukan pendampingan kepada pihak keluarga selama proses perawatan hingga setelah ananda berpulang. Kami juga telah melaksanakan mediasi sebanyak dua kali sebagai bentuk komunikasi terbuka terhadap hal-hal yang menjadi perhatian pihak keluarga," ucap Dirut didampingi jajaran direksinext

Komentar