.
Manajemen rumah sakit juga mengungkapkan pihaknya telah menerima dua kali somasi dari keluarga pasien dan telah meresponsnya melalui langkah konkret. "Pembentukan tim audit investigasi internal dan tim audit klinis merupakan bagian dari komitmen kami untuk menelaah secara menyeluruh setiap poin yang disampaikan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan," jelasnya.
Dalam proses audit yang masih berlangsung, tim juga melakukan penyesuaian antara kronologis kejadian yang disampaikan pihak keluarga dengan data kronologis yang tercatat di rumah sakit. Proses tersebut dilakukan dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi. "Kronologis yang disampaikan akan kami kaji dan sesuaikan dengan data yang tersedia di rumah sakit. Proses ini memerlukan ketelitian dengan mempertimbangkan seluruh aspek serta bukti yang ada, tentunya mengacu pada standar operasional prosedur," ungkapnya.
Manajemen RSUP Dr. M. Djamil menegaskan hasil audit investigasi nantinya akan menjadi dasar utama dalam menentukan langkah tindak lanjut. "Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap hasil yang dilaporkan tim audit. Jika ditemukan hal yang tidak sesuai dengan SOP, maka akan ditindaklanjuti secara tegas sesuai dengan temuan audit tersebut," tutup Direktur Utama.
Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam melakukan pembenahan serta peningkatan kualitas layanan, dengan memastikan setiap proses pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, menjunjung tinggi profesionalisme, serta mengedepankan keselamatan pasien sebagai prioritas utama. (*)


Komentar