Pariaman, Arunala.com -- Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM dan Perum Bulog menggelar bazar pasar murah di halaman Rumah Tabuik, Pariaman Tengah, Rabu pagi (28/2).
Bazar yang berlangsung hingga Rabu (6/3) itu, dibuka oleh Pj Wali Kota Pariaman, Roberia didampingi pihak dinas terkait dan Perum Bolog.
Plt Kepala DPPP Kota Pariaman, Anilta mengatakan bazar digelar dengan tujuan untuk memenuhi daya beli dan keterjangkauan masyarakat Kota Pariaman terhadap bahan pangan pokok dan hasil pertanian.
"Harapannya dengan adanya kegiatan ini, pemko bersama Bulog dapat menekan harga beras serta dapat mencegah kenaikan inflasi di Kota Pariaman," ucapnya.
Anilta menyebutkan, inflasi Kota Pariaman termasuk yang tertinggi di nasional, dimana Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi Kota Pariaman tahun 2024 ini adalah sekitar 3,6 persen, maka bazar ini dapat menjadi strategi untuk mengandalikan inflasi tersebut.
"Adapun bahan pokok yang banyak dijual adalah hasil produk pertanian seperti cabe, bawang, telur dan lainnya. Sementara dari Perum Bulog khususnya barang impor seperti beras, gula dan tepung," imbuhnya.
Anilta mengatakan, harga di bazar ini harus lebih rendah dari harga Pasar. Untuk harga beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) kualitas medium per 5 kg Rp 57.000, sementara harga di Pasar Pariaman sekitar Rp 160.000 per 10 kg, dan medium Rp 180.000 per 10 kg. Sedangkan, untuk harga cabe merah di bazar sekitar Rp 70.000 per kg, sedangkan harga di pasar sekitar Rp 80.000 per kg.
Plt Kepala DPPP Kota Pariaman ini berharap dengan adanya bazar ini dapat mengendalikan inflasi dengan harga yang stabil sesuai dengan daya beli dan kebutuhan masyarakat. (cpt/*)


Komentar