DPRD Dharmasraya Hadiri Pembangunan Pasar Rakyat senilai Rp 85 Miliar

Ekonomi- 03-02-2024 13:53
Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto bersama Bupati Sutan Riska tanda tangani berita acara peletakan batu pertama pembangunan pasar rakyat di kabupaten itu, Jumat (2/2) kemarin. (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto bersama Bupati Sutan Riska tanda tangani berita acara peletakan batu pertama pembangunan pasar rakyat di kabupaten itu, Jumat (2/2) kemarin. (Dok : Istimewa)

Dharmasraya, Arunala.com -

Pengerjaan pembangunan pasar rakyat terbesar di Kabupaten Dharmasraya resmi dimulai. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan pasar itu, secara simbolis oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Ketua DPRD Pariyanto, Sabtu (3/2) kemarin.

Bagi Pariyanto, pembangunan pasar rakyat terbesar di kabupatennya diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat di Dharmasraya ini.

Dirinya juga mengaku turut bangga atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemkab Dharmasraya.

"Semoga masyarakat dapat memanfaatkan pasar rakyat ini untuk meningkatkan perekonomian serta memudahkan masyarakat dalam menikmati fasilitas umum untuk proses jual beli yang lebih kondusif lagi," tutur Pariyanto.

Kegiatan yang dilaksanakan di Nagari Sungai Rumbai ini dihadiri Bupati Sutan Riska,

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar, Wakil Ketua DPRD Adi Gunawan dan anggota DPRD lainnya, Forkopimda dan undangan lainnya.

Pasar rakyat yang segera dibangun ini berkonsep modern, berdiri di atas tanah seluas sekitar 5 hektare (ha) dengan luas bangunan 12.256 meter persegi.

Dalam pembangunannya, pasar ini direncanakan terdiri dari dua lantai dengan lokasi yang terletak di persimpangan jalan menuju Kabupaten Solok Selatan.

Sementara, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar diwakili staf PPK, Ivan P Setiadi mengatakan, Proyek Pembangunan Pasar Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai merupakan satu-satunya di Sumbar pada tahun anggaran 2024.

Pembangunan pasar di Sungai Rumbai merupakan salah satu tugas tambahan yang berikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR.

"Selain itu, pembangunan pasar rakyat di Sungai Rumbai diperkirakan akan menelan biaya hampir Rp 85 miliar, yang akan dikerjakan oleh PT Adhi Persada Gedung," kata Ivan. (nto/*)

Komentar