.
"Bersama Bulog, saya juga minta siapkan stok beras jenis SPHP, dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi kualitas yang tak kalah bagusnya ketimbang beras premium yang selama ini dikonsumsi sebagian besar warga Sumbar. Kita akan terus mengecek ketersediaan bahan pangan, mengecek kestabilan harga, serta mengambil tindakan intervensi jika terjadi kenaikan harga signifikan atau kelangkaan barang," tutup Mahyeldi.
Dalam kesempatan yang sama, Yanti, 45, salah seorang warga Banuaran, Kota Padang yang ikut berbelanja dalam kegiatan GPM menyebut dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pangan murah yang digelar Pemprov Sumbar. Menurutnya, selain karena harganya jauh lebih murah, kualitas barangnya pun terjaga.
"Saat ini, harga cabe di pasar-pasar tradisional di Kota Padang masih berada di kisaran 50 - 53 ribu per kilogram. Tapi di Kantor Gubernur ini harga per kilo nya hanya 43 ribu rupiah, itu jauh lebih murah," ujar Yanti. (drz/adpsb)
Halaman 12


Komentar