Tim Gabungan Cek Sejumlah SPBU di Padang

Ekonomi- 05-04-2024 14:51
Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol, Alfian Nurnas saat cek salah satu SPBU di Padang, Kamis kemarin (4/4). (Foto : Arunala.com)
Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol, Alfian Nurnas saat cek salah satu SPBU di Padang, Kamis kemarin (4/4). (Foto : Arunala.com)

Padang, Arunala.com -Mengantisipasi adanya kecurangan dalam pengisian BBM pada konsumen, sejumlah SPBU di Kota Padang dicek.
Pengecekan keakuratan liter pengisian BBM pada konsumen ini dilakukan tim gabungan dari Ditreskrimsus Polda Sumbar bersama dengan Dinas Perdagangan UPT Metrologi, PPNS Disperindag Kota Padang, Ketua Hiswana Migas Sumbar, dan personel Subdit 4 Tipidter, Kamis sore(4/4) kemarin.
Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol, Alfian Nurnas SH, SIK, MH, mengatakan, jajaran Ditreskrimsus bersama pihak terkait mengecek beberapa SPBU di Kota Padang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya saat arus mudik dan arus balik lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.
"Kami mengecek tera masing-masing SPBU maupun kualitas BBM apakah bercampur air atau tidak dan apakah sesuai ketentuan atau tidak," katanya.
Ia juga berharap mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam rangka menyambut Idulfitri.
Kegiatan bersama stakeholder terkait dalam hal pengawasan SPBU dengan tujuan untuk mengantisipasi kecurangan dan penyalahgunaan BBM yang dapat merugikan masyarakat akan terus dilakukan oleh pihak terkait.
Adapun SPBU yang dilakukan pengecekan yaitu SPBU No.14.251.583 di Jalan Khatib Sulaiman, Kelurahan Ulak Karang Selatan Kecamatan Padang Utara.
Di tempat ini, tim melakukan beberapa pengecekan dengan hasil noozle dalam keadaan tersegel dan sudah di tera, volume diukur dengan alat ukur bejana yang hasil sesuai dengan ukurannya, tanki tanam sudah tertutup dan digitalisasi sehingga pengecekan melalui sistem dengan hasil tidak ada kandungan air didalamnya.
Selanjut tim melakukan pengecekan ke SPBU No.14.251.509 Wowo di Jalan S Parman Kecamatan Padang Barat.
Disini tim melakukan beberapa pengecekan dengan hasil noozle dalam keadaan tersegel dan sudah di tera, volume diukur dengan alat ukur bejana, hasil sesuai dgn ukurannya, tanki tanam sudah tertutup dan dilakukan tes secara manual dengan masukkan pipa yg diolesi pasta dengan hasil tidak ada perubahan warna (catatan: jika ada air maka akan berubah warna).
"Belum ditemukan adanya penyimpangan dalam pendistribusian BBM yang dapat merugikan masyarakat, "terang Kombes Pol Alfian.(*next

Komentar