Wartawati, Wanita Hebat di Balik Kesuksesan Nasrul Abit

Metro-201 hit 04-12-2020 17:06
Ny wartawati saat membetulkan letak kain sarung yang ada dipundak suaminya Nasrul Abit yang menjadi Cagub Sumbar sebelum ikut debat paslon putaran 2, Kamis (3/12). (Dok : Istimewa)
Ny wartawati saat membetulkan letak kain sarung yang ada dipundak suaminya Nasrul Abit yang menjadi Cagub Sumbar sebelum ikut debat paslon putaran 2, Kamis (3/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pepatah di balik pria yang sukses ada wanita yang hebat di belakangnya terjadi dalam kehidupan Nasrul Abit. Di balik kesuksesannya sebagai pemimpin daerah selama ini ada Wartawati, istri hebat yang mendampingi dan menyemangatinya.

Wartawati selalu ada saat suaminya berjuang. Jelang debat tahap kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Wartawati juga mendampingi suaminya.

Saat persiapan debat, ibu tiga anak itu tertangkap kamera sedang memperbaiki lipatan sarung suaminya.

Di kursi tunggu itu, Nasrul Abit tampak pasrah saat Wartawati membetulkan lipatan sarung kotak-kotak merah hati yang dikalungkan di lehernya. Wartawati mengurusi hal-hal kecil yang berdampak besar terhadap perjuangan suaminya.

Hal ini mengingatkan orang terhadap istri Buya Hamka, Siti Raham binti Endah. Ada sebuah kisah menarik tentang ini. Suatu ketika, ketika berkunjung ke Makassar bersama Buya Hamka, Siti Raham diminta berpidato di podium, tetapi ia tidak pandai berpidato sehebat Buya Hamka.

"Saya diminta berpidato, tapi sebenarnya ibu-ibu dan bapak-bapak sendiri memaklumi bahwa saya tak pandai pidato. Saya bukan tukang pidato seperti Buya Hamka. Pekerjaan saya adalah mengurus tukang pidato dari sejak memasakkan makanan hingga menjaga kesehatannya," kata Wartawati saat itu.

Pidato singkat "Siti Raham" itu mendapat sambutan besar dari ribuan hadirin. Para penonton pun meneriakkan "Hidup Umi.. Hidup Umi!". Betapa besar pengorbanan istri tercintanya dalam masa-masa perjuangannya.

Begitu juga dengan Wartawati Nasrul Abit. Ia bukan pejabat, birokrat, politikus seperti Nasrul Abit. Pekerjaannya hanya mengurus suaminya dan anak-anaknya. Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga itu mungkin terlihat sepele, tetapi sangat besar perannya dalam kesuksesan suami dan anak-anaknya. (rel)

Komentar