Bawaslu Sumbar Serahkan Soal Pelaporan Cagub ke Bawaslu RI

Metro-215 hit 05-12-2020 13:35
Anggota Bawaslu Sumbar Elly Yanti (Dok : Istimewa)
Anggota Bawaslu Sumbar Elly Yanti (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Terkiat ditetapkannya calon Gubernur Sumbar, Mulyadi sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemilihan oleh Bareskrim Polri, Sabtu (5/12), baru saja diketahui Bawaslu Sumbar.

"Saya baru saja tahu informasi menyangkut status terlapor (Mulyadi, red) ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri," kata Anggota Bawaslu Sumbar yang membidangi Pengaduan dan Pelaporan, Elly Yanti saat dihubungi Arunala.com , Sabtu siang (5/12).

Dia menerangkan awal perjalanan kasus pelaporan menyangkut terlapor ini. Beberapa waktu lalu ada laporan masuk ke Bawaslu Sumbar terkait calon Gubernur Sumbar ini, dia diduga kampanye di luar jadwal di salah satu stasiun TV swasta nasional.

Baca Juga

"Melihat kejadian itu, kuasa hukum pelapor mendatangi Bawaslu Sumbar guna melaporkan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan itu karena terlapor kampanye di luar jadwal," kata Elly Yanti.

Dari pihak Bawaslu, lanjutnya, laporan itu diterima lalu dilakukan kajian, dan akhirnya memutuskan laporan ini diserahkan ke Bawaslu RI, mengingat lokasi kejadiannya (Lokus) di provinsi lain di luar Sumbar.

"Meski yang dilaporkan calon Gubernur Sumbar, tapi lokusnya berbeda, maka kewenangannya ada di Bawaslu RI," ulas Elly Yanti.

Selain itu, lanjut Elly Yanti, laporan yang sama juga disampaikan pelapor ke Bawaslu RI. Mendapati adanya laporan, pihak Baswalu RI menindalanjutinya ke bagain Sentra Gakkumdunya. Dimana dalam Gakkumdu itu ada unsure Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan.

Mengingat proses laporan itu ditangani Bawaslu RI, maka kami Bawaslu Sumbar tidak bisa ikut serta, hingga bagaimana putusan akhir dari Gakkumdu itu," kata Elly Yanti.

Komentar