Mabes Polri Sebut Pelaku Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

Metro-326 hit 29-03-2021 13:25
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh di Makassar, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (29/3). (Dok : Istimewa)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh di Makassar, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (29/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Jakarta, Arunala - Mabes Polri akhirnya mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, yang terjadi pada Minggu (28/3) kemarin.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono melalui konferensi pers di Mabes Polri, Senin (29/3) menyebut, pelaku bom bunuh diri terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan.

Dari data yang diperoleh keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan.

"Betul pelaku pasangan suami istri baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya.

Seperti diketahui, pasca-bom bunuh diri, beredar foto seorang laki-laki mengendarai sepeda motor matic berboncengan dengan seorang wanita. Motor dengan Nopol DD 5984 MD tersebut tampak hancur.

Menurut Argo, identitas laki-laki tersebut diketahui L sementara yang wanita YSF pekerjaaan swasta.

"Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya," ujar Argo.

Dia mengatakan, sejumlah tempat sudah digeledah untuk mencari bukti lainnya. Termasuk rumah pelaku.

"Kami tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dah kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas," tandasnya.

Argo mengungkapkan, pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina.

"Pelaku berafiliasi dengan JAD," ucapnya.

Sementara itu, jumlah korban luka akibat bom bunuh diri yang masih dirawat di rumah sakit tinggal 15 orang. Sebanyak 13 diantaranya dirawat di RS Bhayangkari Makassar dan dua orang lainnya di RS Siloam.

"Dari 19 korban luka saat ini tinggal 15 orang. Sedangkan empat lainnya dibolehkan pulang menjalani rawat jalan," tutupnya. (*)

Komentar