Nama Ekos Albar Masuk Bidikan

Metro-120 hit 08-04-2021 23:11
Ekos Albar bersama Ketua umum PAN, Zulkifli Hasan. (Dok : Istimewa)
Ekos Albar bersama Ketua umum PAN, Zulkifli Hasan. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pasca dilantiknya Hendri Septa jadi Wali Kota Padang definitif beberapa hari lalu, menjadikan jabatan Wakil Wali Kota Padang menjadi kosong.

Sebelumnya kursi BA 2 A ini diisi Hendri Septa yang kini naik jadi wali kota. Dengan kosongnya jabatan wakil wali kota itu, banyak dari kalangan partai pengusung yakni PKS dan PAN mengincarnya.

Bahkan dua parpol pengusung ini sudah pula menyiapkan beberapa nama sebagai calon pengganti Wawako Padang, sebelum diajukan ke DPRD untuk dipilih.

Pertanyaannya apakah PAN legowo menyerahkan kursi kosong itu ke kader PKS karena pasca Mahyeldi naik kelas menjadi Gubernur Sumbar, tentu PKS merasa kursi Wawako Padang itu hak partai mereka.

Tampaknya keinginan dua partai pengusung yang saling "rebutan" untuk mengisi jabatan Wawako Padang itu harus menunggu putusan DPRD setempat.

Yang jelas, DPRD tentu punya model tersendiri pula untuk memilih calon pengisi kursi kosong itu.

"PKS memang benar berhak, tapi politik tidak bicara hak, tapi bagaimana meyakinkan 45 anggota DPRD Padang lewat program dan ide. Ingat PKS tidak fraksi terbesar di parlemen Kota Padang, pemilik kursi terbanyak adalah Gerindra lalu PAN dan Demokrat," ujar pengamat Politik Sumbar, Yosmeri Yusuf kepada media di Padang, Kamis (8/3).

Tapi terlepas dari itu dari berbagai kalangan disimpulkan media ini calon PKS pengisi kursi kosong Wawako Padang harus bekerja keras.

Yosmeri memperkirakan ada banyak nama yang muncul untuk menjadi pendamping Hendri Septa menuntaskan periode kepemimpinan di Kota Padang ini hingga 2024.

"Tapi banyak pula kalangan menilai, Hendri Septa harus didampingi sosok yang memiliki networking nasional, tidak politisi tulen," tukas Yosmeri.

Dari sekian banyak nama yang masuk dalam pantauan Yosmeri, satu diantaranya yakni Ekos Albar.

"Pak Ekos ini jaminan mutu, beliau pengusaha nasional yang punya banyak relasi, membantu pak Hendri Septa sepertinya sangat tepat, supaya Kota Padang lekas keluar dari keterisolasian akibat krisis ekonomi di masa pandemi saat ini," jelas Yosmeri lagi.

Menurut dia, Ekos juga fungsionaris DPP PAN, dan menurut banyak pihak tidak ada halangan meski Hendri adalah Ketua DPD PAN Kota Padang.

"Untuk Padang lebih maju dan lebih baik dalam mensejahterakan warganya jangan pandang lagi parpol dan daerah asal, sosok Ekos Albar harus dilihat dari kekuatan konsep dan relasi nasionalnya," sebut Yosmeri yang mengambil kesimpulan hasil diskusinya dengan beberapa elite politik di Sumbar beberapa waktu lalu.

Sementara, tanggapan beragam dilontarkan masyarakat menyangkut munculnya nama Ekos Albar sebagai salah seorang kandidat Wawako Padang.

"Masa iya, Pak Haji Ekos itu mau beliau jadi Wawako Padang," ujar Anto warga Jati saat diskusi di kawasan GOR Agus Salim Padang, Kamis malam ini.

Lain lagi tanggapan dari Fikri, warga Belanti, Kota Padang menyangkut masuknya nama Ekos Albar dalam bursa calon wawako dari Partai PAN Kota Padang.

"Ekos Albar masuk bursa calon wawako, ini keren dan bisa memberikan energi positif bagi Wako Hendri dan Kota Padang. Semoga beliau mau turun gunung dari ibukota negara dan berkolaborasi dengan wali kota dan stakeholder dalam menjadikan Kota Padang hebat dan sejahtera," ujar Fikri.

Komentar