Delapan Kali Kota Pariaman Raih Opini WTP

Metro-65 hit 24-05-2021 22:38
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Ketua DPRD, Fitri Nora saat meneriman penghargaan WTP dari BPK Sumbar secara vistual, Senin (24/5). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Ketua DPRD, Fitri Nora saat meneriman penghargaan WTP dari BPK Sumbar secara vistual, Senin (24/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Kota Pariaman kembali mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pangecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumbar.

Prestasi ini diraih atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pariaman Tahun 2020 yang dilakukan BPK Sumbar beberapa waktu lalu.

"Opini WTP ini adalah opini yang kedelapan kalinya yang didapat Pemko Pariaman sejak tahun 2013, dan secara berturut-turut sudah enam kali sejak tahun 2015 lalu," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar, ketika menerima LHP LKPD Kota Pariaman 2020 dari Kepala BPK Sumbar Yusnadewi, yang digelar secara virtual, di ruang kerjanya, Senin sore (24/5).

Saat menerima penghargaan itu, Genius juga didampingi Ketua DPRD, Fitri Nora, Sekko Yota Balad, Kepala BPKPD Buyung Lapau, dan pejabat lainnya dilingkup Setko Pariaman.

Genius menyampaikan terimakasihnya kepada jajaran Pemko Pariaman, dan stakeholder terkait yang telah menyampaikan laporan keuanganya secara baik, akuntabel dan transparan.

"Alhamdulillah, Pemko Pariaman kembali raih WTP untuk kedelapan kalinya, dan saya sangat bersyukur atas capaian ini. Tentu hal ini berkat bimbingan dari BPK Sumbar yang selalu membantu kami dalam menindaklanjuti temuan dan memberikan masukan apa yang mesti kami lakukan, sehingga kami bisa meraih WTP kembali," tukasnya.

Dengan opini WTP ini, Genius menyebutkan Pemko Pariaman akan terus berbenah dalam menyajikan laporan keuangannya secara akuntabel, transparan dan sesuai perundang-undangan berlaku, serta memohon dukungan terus dari warga kota dan stakeholder terkait, untuk bersama-sama membangun kota ke arah yang lebih baik," tutup Genius Umar. (*)

Komentar