Satgas Covid Pariaman Gelar Razia Prokes

Metro-42 hit 12-10-2020 15:07
Masyarakat yang terjaring dalam razia Perda AKB di Kota Pariaman melakukan kerja sosial, Senin (12/10). (Dok : Istimewa)
Masyarakat yang terjaring dalam razia Perda AKB di Kota Pariaman melakukan kerja sosial, Senin (12/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Pascasosialisasi Perda Adaptasi Kebiasan Baru (AKB) dilakukan, Pemko Pariaman langsung melakukan razia penindakan bagi pelanggar perda tersebut.

Bersama Tim Satgas Covid-19 Sumbar, pihak pemko menyasar pengunjung Pasar Pariaman untuk melakukan razia, untuk melihat apakah Perda AKB diterapkan atau belum di pasar itu, Senin (12/10).

Penanggung jawab Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Kota Pariaman, Elfis Candra menyampaikan lima hari setelah Perda AKB disahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pemberlakukan perda tersebut. Dan 10 hari setelah sosialisasi, penindakan langsung dilakukan.

Baca Juga

"Sesuai ketentuan Perda AKB, bagi masyarakat yang melanggar perda tersebut akan dikenakan sanksi, sedangkan razia yang kami lakukan berlangsung Senin pagi ini hingga pukul 17.00 WIB, dan dilanjutkan pada malam hari dengan menyasar pelaku usaha," kata Elfis Candra.

Dia juga menegaskan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan, sanksi untuk pelanggar protokol kesehatan (Prokes) terutama yang tidak menggunakan masker yakni kerja sosial. Apabila mereka tidak menyanggupi untuk kerja social, maka akan diterapkan denda administratif sebesar Rp100 ribu dan denda ini disetorkan ke KAS daerah.

"Kerja sosial ini merupakan salah satu bentuk sanksi awal untuk masyarakat yang melanggar, tapi terkadang masih ada yang enggan melakukan hal itu, maka sanksi penggantinya adalah denda," terang Elfis lagi.

Razia terkait Perda AKB ini, menurut Elfis terus dilaksanakan untuk penegakan hukum dan pendisiplinan masyarakat terhadap prokes baik sifatnya pemberian sanksi maupun penindakan lainnya.

Sekarang ini, lanjut dia, Pemko Pariaman juga mengeluarkan Perwako Nomor 48 Tahun 2020 yang merupakan turunan Perda AKB Nomor 6 Tahun 2020, dan juga Instruksi Wali Kota Pariaman terkait dengan prokes terhadap sosial budaya, kesehatan, pariwisata, kepemudaan dan olahraga.

Elfis melanjutkan, dari razia prokes yang dilakukan hari itu, diketehui pada pelanggar perda berasal dari berbagai daerah dan profesi.

"Kami berharap, semua masyarakat Kota Pariaman agar selalu disiplin untuk mematuhi ptotokol kesehatan dengan selalu menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan tidak berkerumun agar dapat memutus penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman," pungkas Elfis Candra.

Komentar