Pariaman Akan Bangun Museum Kerata Api

Metro-66 hit 21-07-2010 19:33
Wali Kota Pariaman, Genius Umar dan rombongan OPD saat mengunjungi Divre II PT KAI Sumbar, Selasa siang (21/7). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar dan rombongan OPD saat mengunjungi Divre II PT KAI Sumbar, Selasa siang (21/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar Kunjungi Divisi Regional (Divre) II PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sumbar di Kota Padang, Selasa siang (21/7). Disamping untuk silaturahmi, kunjungan ini juga menjajaki permintaan Pemko Pariaman kepada PT KAI.

"Kota Pariaman mempunyai sebuah sejarah tentang perkereta apian di Indonesia, dimana stasiun Pariaman dan jalurnya itu dibangun sekitar tahun 1891-1894, dan pertama kali digunakan pada tahun 1908 oleh Belanda. Karena itu, Stasiun Pariaman ini telah kami catat sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang ada di Kota Pariaman," ungkap Genius Umar dalam pertemuan itu.

Menilik tentang sejarah Kereta Api yang ada di Kota Pariaman itu, Genius ingin meminta Lokomotif dan gerbong kereta api sebagai pusat Perkeretaapian yang ada di kota yang terkenal dengan budaya Tabuiknya itu.

Baca Juga

"Dengan adanya sejarah tentang Kereta Api di Kota Pariaman itu, kami bersama sejumlah Kepala OPD di pemko meminta kesediaan Kadivre PT KAI Sumbar sebuah Lokomotif dan gerbong kereta api yang rencananya akan kami jadikan museum Kereta Api," ujarnya.

Dengan adanya museum Kereta Api di Kota Pariaman, sebut Genius, secara tidak langsung hal itu dapat memajukan pariwisata kota itu karena bertambahnya destinasi wisata baru di Kota Pariaman," tutur lulusan S3 IPB ini.

Geniusjuga menuturkan dirinya sudah meminta sebuah kapal perang bekas kepada KSAL (Kepala Staf TNI Angkatan Laut) Laksamana TNI Yudo Margono di Komplek Militer Cilangkap, Cipayung, Jakarta beberapa waktu lalu, dan permintaan tersebut dipenuhi oleh orang nomor satu di TNI AL itu.

"Kapal perang bekas tersebut nantinya juga akan menjadi museum, dan akan kami sandingkan dengan Monumen TNI AL yang ada di ujung Muaro Pariaman, sehingga Kota Pariaman akan mempunyai dua museum, yaitu Museum Kereta Api dan Museum TNI AL," terangnya.

Sementara itu, Kadivre II PT KAI Sumbar, Insan Kesuma menyambut baik keinginan Wali Kota Pariaman itu.

"Kami menyambut baik niat baik pak wali kota, dan pembicaraan ini nantinya akan kami sampaikan ke pimpinan kami di pusat," ujarnya.

Dirinya juga berencana bersama dengan Wako Pariaman ini, untuk berangkat ke kantor pusat PT Kereta Api Indonesia yang ada di Bandung pada awal Agustus mendatang, dalam rangka menghadap langsung Komisaris Utama PT KAI, Jusman Syafii Djamal, tentang rencana permintaan lokomotif dan gerbong Kereta Api untuk dibawa ke Kota Pariaman.

Komentar