Jadi Ketum BKM Indonesia, Nanuk Siapkan Insinyur Mesin Berkualitas

Nasional- 24-04-2024 19:20
Dosen Unand, Insannul Kamil (nomor 4 kiri depan) dilantik jadi Ketum BKP PII bersama kepengurusannya oleh Sekjen Sekjen PII Ir Bambang Goeritno, di Jakarta, Selasa (23/4/2024) kemarin. (Dok : Istimewa)
Dosen Unand, Insannul Kamil (nomor 4 kiri depan) dilantik jadi Ketum BKP PII bersama kepengurusannya oleh Sekjen Sekjen PII Ir Bambang Goeritno, di Jakarta, Selasa (23/4/2024) kemarin. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Dosen Universitas Andalas (Unand), Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D, IPU, ASEAN Eng, dilantik menjadi Ketua Umum Badan Kejuruan Mesin (BKM) periode 2024 - 2027 di Jakarta, Selasa (23/4/2024) kemarin.

Organisasi yang kini dipimpin Insannul Kamil ini merupakan satu-satunya wadah Insinyur Mesin seluruh Indonesia. Ia bersama pengurus BKM ini dilantik langsung oleh Sekjen PII Ir Bambang Goeritno.

Insannul Kamil yang akrab dipanggil Nanuk ini mengatakan, menuju Indonesia Emas 2045, mau tak mau kesiapan SDM industri dan insinyur yang ahli dan terampil telah disiapkan negara ini.

"Maka, kami dari pengurus pusat Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia harus memberikan prioritas kepada berkembangnya sektor industri," kata Nanuk di Padang, Rabu (24/4/2024).

Industri manufaktur, sebut Nanuk, adalah salah satu bidang yang terus berkembang dengan intervensi teknologi maju dan inovasi digital.

"Era ini memberikan peningkatan efisiensi produksi yang akan meminimalkan biaya operasi. Disini lah peran dari BKM menyiapkan para ahli atau SDM yang punya kapabilitas yang dibutuhkan saat ini," ungkap Nanuk lagi.

Tidak itu saja, sambungnya, kehadiran BKM juga untuk menghilangkan kesenjangan dan ketertinggalan dunia manufaktur di negara ini.

Sementara, menyinggung kegiatan pelantikan itu, Nanuk menerangkan saat bersamaan juga dilakukan Halal bi Halal Insinyur Mesin Indonesia dan Lokakarya Kode Etik Insinyur (KEI) 2021 untuk seluruh pengurus BKM PII yang telah dilantik.

Sebelumnya, Sekjen PII Ir Bambang Goeritno di acara pelantikan itu menyampaikan,

Badan Kejuruan Mesin (BKM) harus jadi motor penggerak untuk adaptasi yang cepat terhadap semua perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi sangat masif. (*)

Komentar