Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Nagari di Tanahdatar Dilanda Banjir dan Longsor

Metro- 13-05-2026 18:18
Salah satu rumah warga rusak dilanda banjir di salah satu nagari akibat meluapnya aliran sungai di Kabupaten Tanahdatar setelah diguyur hujan lebat sepanjang Selasa (12/5/2026) kemarin. IST
Salah satu rumah warga rusak dilanda banjir di salah satu nagari akibat meluapnya aliran sungai di Kabupaten Tanahdatar setelah diguyur hujan lebat sepanjang Selasa (12/5/2026) kemarin. IST

Tanahdatar, Arunala.com - Hujan lebat yang mengguyur sejak sore hingga malam menyebabkan sejumlah daerah di Kabupaten Tanahdatar dilanda banjir dan tanah longsor pada Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun BPBD Tanah Datar hingga Rabu (13/5/2026) siang, terdapat 4 nagari dengan kejadian bencana terbesar yaitu Nagari Padang Ganting, Nagari Saruaso, Nagari Taluak dan Koto Tangah.

"Di Nagari Padang Ganting terjadi luapan Batang Sungai Pagie kemudian longsor di dua titik di Jalan Bukit Putuih serta satu titik di Jorong Koto Gadang Hilir. Selain itu, enam rumah warga di kawasan Simpang Kubu turut terdampak banjir," ujar Kalaksa BPBD Tanahdatar, dr Ermon Revlin.

Kemudian, di Nagari Saruaso, bencana menyebabkan puluhan rumah dan kedai terendam. Di Jorong Saruaso Timur, delapan warga terpaksa dievakuasi, sementara 18 rumah dan satu kedai terdampak banjir.

Di Jorong Saruaso Utara, sebanyak 13 rumah dan satu kedai terdampak, serta 23 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa dilaporkan terisolasi, terdiri dari 15 lansia, satu ibu hamil, serta balita dan bayi.

Kondisi serupa juga terjadi di Jorong Saruaso Barat dan Jorong Kubang Landai.

"Di Nagari Taluak tepatnya kawasan Setangkai, satu rumah makan terendam banjir. Sebanyak 12 kepala keluarga dengan total 51 jiwadiungsiakan. Selain itu, dua warung dan satu unit sepeda motor dilaporkan hanyut terbawa arus," terang Ermon.

Sementara itu, di Nagari Koto Tangah, petugas mengevakuasi dua orang lansia guna mengantisipasi risiko yang lebih besar akibat banjir.

"Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Tanah Datar bersama tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI, Polri, satgas nagari, dan relawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi warga terdampak," jelasnya.

Dia melanjutkan, tim gabungan juga melakukan pendataan wilayah terdampak serta mengevakuasi warga yang berada di kawasan rawan bencana.

Pemkab Tanahdatar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungainext

Komentar