Sedimen dari Hulu Picu Luapan Sungai di Tanjung Raya, BPBD Agam Imbau Warga Tetap Waspada

Metro- 08-05-2026 17:54
Salah satu rumah warga yang terdampak akibat luapan air sungai yang ada di Nagari Sungai Batang, Agam, Jumat (8/5/2026). IST
Salah satu rumah warga yang terdampak akibat luapan air sungai yang ada di Nagari Sungai Batang, Agam, Jumat (8/5/2026). IST

Agam, Arunala.com - Luapan air sungai kembali terjadi di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (8/5/2026).

Luapan air sungai diduga akibat pendangkalan aliran sungai yang dipicu material sedimen dari kawasan hulu perbukitan.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono ketika dihubungi menjelaskan, material tanah dan batu yang terbawa arus saat hujan lebat menyebabkan aliran sungai mengalami pendangkalan sehingga air mudah meluap ke daratan.

Menurutnya, pengerukan yang selama ini dilakukan belum mampu menjadi solusi permanen karena sedimen terus turun dari daerah hulu setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

"Kondisi geografis di bagian hulu yang cukup curam membuat material tanah dan batu terus terbawa arus ke sungai saat hujan deras," ujarnya.

Menurutnya, dari laporan wali nagari setempat saat ini debit air Sungai Batang Antokan dilaporkan mulai membesar dan air sudah melimpah ke daratan.

Kondisi cuaca di wilayah itu juga masih diguyur gerimis sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan susulan.

"Meski demikian, hingga laporan diterima belum ada warga yang dievakuasi dan belum dapat laporan rinci mengenai jumlah rumah yang terdampak," ujarnya.

BPBD Agam terus melakukan pemantauan di lokasi serta mengimbau masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai agar tetap siaga dan segera melaporkan jika terjadi peningkatan debit air maupun kondisi darurat lainnya. (dpg)

Komentar