Longsor di Sungai Landia Agam Timpa 3 Rumah, 1 Meninggal dan Akses Jalan Terputus

Metro- 06-05-2026 09:38
Tim SAR bersama BPBD Agam lakukan penyelamatan terhadap warga yang jadi korban longsor di Nagari Sungai Landia, Kabupaten Agam, Selasa malam (5/5/2026). (dok : bpbd agam)
Tim SAR bersama BPBD Agam lakukan penyelamatan terhadap warga yang jadi korban longsor di Nagari Sungai Landia, Kabupaten Agam, Selasa malam (5/5/2026). (dok : bpbd agam)

Agam, Arunala.com - Bencana longsor akibat intensitas hujan tinggi terjadi di dekat Musala Al Mubarak Simanciah, jalur jalan provinsi di Nagari Sungai Landia, Kabupaten Agam, pada Selasa malam (5/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono menyebutkan, longsor tersebut menimpa tiga unit rumah warga dan menyebabkan tujuh orang menjadi korban.

Sebanyak enam orang korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, satu orang korban meninggal atas nama Awal (50) ditemukan pada pukul 03.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

"Adapun data korban lainnya yang terdampak dalam kejadian ini yakni Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yoni (45), Zaki (18), dan Kuntum (14), yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," jelas Rahmad.

Dia menambahkan, selain menimbulkan korban jiwa, bencana longsor ini juga menyebabkan akses jalan utama Bukittinggi--Lubuk Basung terputus di dua titik, sehingga mengganggu arus transportasi di wilayah tersebut.

Pihak BPBD Agam mengimbau agar segera diturunkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan, guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan akses transportasi.

"Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan upaya penanganan di lokasi kejadian serta memantau kondisi cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan," tambahnya. (dpg)

Komentar