.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan berdasarkan kajian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan para ahli, dari 19 kabupaten dan kota di Ranah Minang, tujuh diantaranya berpotensi dilanda bencana sekaligus yakni gempa dan tsunami.
Menyikapi kajian BMKG dan para ahli, Pemprov Sumbar telah menetapkan batasan terpaan gelombang tsunami berupablue lineatau yang disebut dengan tsunamisafe zone.
"Tujuanblue lineini agar masyarakat mengetahui, bila terjadi gempa bumi berpotensi tsunami, maka evakuasi harus mencapai batasblue line," tugasnya. (*)


Komentar