.
Selain itu, Mahyeldi juga meminta pengelola angkutan umum, destinasi wisata, serta perhotelan untuk tidak mematok harga melebihi ketentuan yang berlaku.
“Terutama sekali untuk perhotelan, jangan sampai ada yang memanfaatkan Lebaran dengan menaikkan harga kamar di luar ketentuan. Jika ada yang seperti itu, kita akan menindak tegas. Sebab, seluruh pelayanan kita di Sumbar selama Lebaran akan mempengaruhi perkembangan pariwisata Sumbar ke depan. Sehingga, kesan yang baik yang harus kita berikan,” tukas dia lagi.
Di samping itu, Gubernur bersama jajaran Forkopimda dan OPD juga membahas berbagai persiapan lain seperti potensi kebencanaan, pelayanan kesehatan, serta keamanan dan ketenteraman masyarakat.
Dirinya juga meminta, agar seluruh masjid dan musala di jalur perlintasan di Sumbar, untuk buka 24 jam agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat. (adpsb)


Komentar