Jakarta, Arunala.com - Pascagempa mengguncang Kabupaten Garut, Sabtu malam (27/4) pukul 23.29 WIB,
BPBD kabupaten, kota, serta Pemprov Jawa Barat yang didukung oleh tim gabungan melakukan upaya penanganan darurat sejak dini sesaat setelah gempa terjadi.
Tidak itu saja, tim ini juga melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak, serta bangunan yang rusak akibat gempa itu.
"Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan, BPBD Kabupaten Sumedang bersama instansi terkait telah mendirikan tenda pengungsian di halaman parkir RS Sumedang," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. dalam siaran pers diterima Arunala.com, Minggu pagi (28/4/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 itu mengguncang Kabupaten Garut, Sabtu malam (27/4/2024) sekitar pukul 23.29 WIB.
Gempa itu berpusat di laut dengan kedalaman 70 kilometer dengan titik parameter 8,42 LS dan 107,26 BT tersebut tidak berpotensi tsunami. (*)


Komentar